
Petenis Devis Cup Indonesia, Elbert Sie meluapkan kegembiraannya usai mengalahkan petenis Hong Kong, Hiu Tung Yu pada pertandingan Grup II Zona Asia/Oceania Piala Davis Cup di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (10/2). Pada pertandingan itu, Indonesia menang 3-1 atas Hong Kong. SP/Luther Ulag.
[JAKARTA] Tim tenis putra Indonesia akan dipersiapkan lebih matang lagi, terutama persiapan fisik, untuk menghadapi tim Tiongkok pada babak kedua penyisihan Grup II zona Asia-Oceania Kejuaraan Tenis Beregu Putra Piala Davis, di Jakarta 11-13 April mendatang. Hal ini ditegaskan Manajer Tim Indonesia, Kresno Merdiko, di Jakarta, Minggu ((10/2) sesuai timnya mengalahkan tim Hong Kong 3-2.
Berdasarkan pengamatannya saat tim Indonesia melawan Hong Kong, Merdiko, melihat kemampuan fisik para pemain perlu ditingkatkan lagi, khususnya Elbert Sie, pemain tunggal kedua. Dia mengingatkan para pemain, bahwa tim Tiongkok yang menang telak 5-0 atas Lebanon, jauh lebih kuat ketimbang tim Hong Kong.
Hal senada juga ditegaskan Kapten Tim Indonesia, Suwandi. Menurut dia, stamina para pemain harus disiapkan untuk dapat bermain lima set tanpa kelelahan.
Tim Indonesia telah tujuh kali bertemu tim Tiongkok dengan rekor 2-5 untuk keunggulan tim Tiongkok. Pertemuan terakhir kedua tim berlangsung di Tianjin, Tiongkok, 2005. Waktu itu tim tim Indonesia kalah 1-4. Khusus pertemuan di Jakarta, terjadi tahun 2001, waktu itu Indonesia menang 4-1.
Pertandingan babak kedua lainnya akan mempertemukan tim Selandia Baru dengan Kuwait. Tim Selandia Baru membukukan kemenangan telak 5-0 atas Oman. Sedangkan Kuwait menyisihkan Pasifik-Oceania 4-1.
Pada pertandingan Indonesia melawan Hong Kong, Chrithopher Rungkat yang menyumbangkan dua angka (tunggal dan ganda) dapat disebut sebagai pahlawan. Dua angka itu dia sumbangkan dalam sehari, Sabtu (9/2).
Di nomor tunggal, Christo, demikian dia biasa disapa, menang mudah 6-2, 6-2, 6-1 atas Goran Bosalevski. Sedangkan di nomor ganda, Christo yang berpasangan dengan Andery Setyawanto menang atas Michael Lai/Martin Sayer 6-3, 6-4, 3-6, 7-5.
Kepastian kemenangan diperoleh melalui Elbert Sie pada pertandingan keempat, Minggu (10/2). Elbert harus jatuh bangun terpincang-pincang sebelum akhirnya mengalahkan Yu Hiu-Tung 6-4, 2-6, 6-3, 3-6, 6-3.
Pada pertandingan yang sudah tidak menentukan lagi tunggal, Ayrton Wibowo dikalahkan Michael Lai 6-2, 3-6, 6-3. Pertandingan ini merupakan penampilan perdana Ayrton di kancah Piala Davis.
Kemenangan tim Indonesia atas Hong Kong tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh penonton. Hal ini diakui oleh para pemain dan ofisial tim Indonesia.
Sekitar 200-an pendukung setia tim Indonesia tidak pernah surut memompakan semangat kepada para pemain sejak hari pertama pertandingan, Jumat (8/2). Mereka terus menerus meneriakkan yel-yel "Indonesia...Indonesia..." diiringi tepukan bergemuruh menggunakan balon plastik. [A-11]