Meskipun riset seputar pengobatan dengan stemcell (sel punca atau induk) mengalami kemajuan pesat di seluruh dunia, namun di Indonesia pengobatan dengan cara ini tidak banyak mengalami kemajuan terkait minimnya dana riset.
"Indonesia baru menerapkan pengobatan dengan sel punca ini pada jantung, sementara Jepang sudah sampai pengobatan berbagai organ lain, dan riset terakhir untuk kulit," kata Staf Ahli Menristek bidang Kesehatan dan Pangan, Kementerian Riset dan Teknologi, Amin Soebandrio, di sela Seminar Sel Punca bertema "The New Era of Biotechnology" di Jakarta, belum lama ini.
Sejak pengobatan dengan stemcell mulai diterapkan di Indonesia lima tahun lalu, baru empat pasien yang telah mendapatkan pengobatan dengan cara ini. Sejauh ini berhasil dengan baik, ujar Ketua Dewan Ilmiah Asosiasi Sel Punca Indonesia (ASPI) itu. [E-5]
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka Program Beasiswa Pendidikan Profesional gratis untuk pegawai negeri sipil (PNS) di Provinsi Jawa Timur dan sejumlah kota di Indonesia timur, untuk menempuh pendidikan diploma III (D-3) dan diploma IV (D-4) Teknik Sipil FTS ITS. Koordinator Bidang II Program Diploma Teknik Sipil FTS ITS, Maschsus ST, di Surabaya, Jumat (8/2), menjelaskan, program itu merupakan kerja sama dengan Pusat Pembinaan Teknologi Konstruksi Departemen Pekerjaan Umum untuk membantu kekurangan tenaga di bidang konstruksi di kabupaten/kota.
"Sebenarnya banyak permintaan dari daerah lain di luar Jawa Timur, karena syaratnya relatif mudah. Peserta program D-3 bagi PNS yang memiliki ijazah SMU atau SMK, sedangkan untuk program D-4 untuk PNS yang berijazah sarjana muda atau D-3," katanya. Program kuliah gratis tahun 2008 ini dibatasi untuk 20 orang PNS pada masing-masing jenjang pendidikan. Pemberian beasiswa ini dilakukan secara penuh dari semester awal hingga lulus D-3 ataupun D-4. [ES/S-26]
![]()
REUTERS/Pablo Sanchez
Pengujung menyalami Sam Chellaiyah, pengasuh orangutan saat penguburan Ah Meng, orangutan yang mati di Kebun Binatang Singapura, Minggu (10/2). Ah Meng, berumur 48 tahun dan mulai menghuni Kebun Binatang Singapura sejak 1971.
![]()
SP/Charles Ulag
Direktur Jakarta Eye Center, Istiantoro (kiri), bersama Pengelola Sekolah "Kandank Jurank Doank", Dik Doank (kedua dari kiri), menyaksikan seorang anak sedang diperiksa matanya di Sekolah Kandank Jurank Doank, Tangerang, Minggu (10/2). Pengobatan mata gratis dan pembagian kacamata ini diberikan kepada 500 anak kurang mampu.