
Rohartati (32) menata mi kering dagangannya di Pasar Angkasa 8, Pondok Gede, Bekasi, Senin (11/2). Harga jual mi kering 1 bal (75 buah) itu naik menjadi Rp 39.000 per bal dari sebelumnya Rp 37.000 per bal. Kenaikan mi tersebut dipicu bahan baku terigu mahal. SP/Luther Ulag
Provinsi Maluku sangat memerlukan tata ruang laut, sebab pengembangan wilayah ini fokus pada pengembangan sektor kelautan. "Dengan tata ruang yang baik, sumber daya kelautan bisa dikelola dengan optimal, sehingga mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku, Romelus Far-Far, kepada SP di Ambon, Minggu (10/2).
Sebenarnya, di Maluku sudah cukup lama dikenal tata ruang dan konsep beberapa gugus pulau, yang dikenal dengan istilah Lou Hata dan Lou Nusa. "Pada konsep ini, laut dipandang sebagai pemersatu gugusan kepulauan dan juga menjadi media integrasi determinan pembangunan secara utuh, baik sosio ekonomi, sosio politik, institusional dan lingkungan serta hukum," kata Romelus Far-Far.
Dikatakan, Pemprov Maluku dan semua kota dan kabupaten, baik yang lama maupun yang baru dimekarkan, bisa menyusun bersama-sama penataan ruang pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil. Dengan demikian, informasi tentang potensi pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil itu bisa diketahui secara detail oleh semua pengelola wilayah, yang bisa digunakan untuk mendukung kebijakan daerah. "Apalagi kebijakan dan peraturan di tingkat daerah masih lemah, demikian juga aspek legal," katanya. [VL/N-6]

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, disambut Menteri Keuangan Jepang, Fukushiro Nukaga, saat pertemuan Menteri-menteri Keuangan di Tokyo, Jepang, Minggu (10/2). AP/Shizuo Kambayashi