
Film: Kung Fu Dunk
Sutradara: Yen-ping Chu
Pemain: Jay Chou, Charlene Choi, Bo-lin Chen, dan James Z Feng
Skenario: Takehiko Inoue
Genre : Komedi
Produksi : Chang-Hong Channel Film & Video Co
Kisah jagoan kungfu yang jadi pemain sepak bola pernah diangkat ke layar lebar. Tetapi, kali ini yang diangkat ke layar lebar adalah pemain kungfu yang jadi pemain basket.
agoan kungfu yang ngebanyol mungkin hanya pas diperankan Stephen Chow. Tampil di Shaolin Soccer dan Kung Fu Hustle, Chow mampu mengocok perut penonton. Kini muncul Jay Chou yang mencoba menyaingi Stephen Chow, melalui film Kung Fu Dunk.
Kung Fu Dunk adalah film garapan sutradara Yen pin Chu dan penulis skenario Takehiko Inoue. Film yang didasarkan pada komik Slam Dunk Jepang ini memiliki parodi yang tidak jauh berbeda dengan parodi yang pernah dibuat oleh Stephen Chow dalam Shaolin Soccer.
Kung Fu Dunk berkisah tentang Shi-Jie (Jay Chou) yang besar di sebuah sekolah kungfu. Jie adalah anak yang tidak pernah mengenal keluarga kandungnya. Sejak kecil, dia selalu berandai-andai dapat bertemu dengan orangtua kandung. Namun hingga Jie dewasa, keinginan itu tidak pernah terwujud.
Suatu ketika, Jie melanggar aturan di sekolah kungfu-nya, hingga dia diusir. Dalam pengembaraan, dia bertemu dengan Chen Li (Eric Tsang). Chen Li adalah seorang pemimpi yang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Untuk makan saja dia mengandalkan kebaikan anaknya yang bekerja di restoran Prancis, yang menyisakan makanan yang dipesan pelanggan.
Namun, ketika bertemu Shi Jie, Chen Li mendapat pencerahan. Shi Jie memiliki kemampuan kungfu yang bisa menghasilkan uang. Hal itu terbukti ketika Shi Jie berhasil memenangi taruhan lempar panah dart.
Chen Li merencanakan hal lain yang lebih besar. Dia ingin Shi Jie menjadi orang terkenal. Bagi Shi Jie, hal itu tidak jadi masalah. Setelah terkenal, dia berharap bisa menemukan orangtuanya.
Awalnya Chen Li menyodorkan menjadi pemain sepak bola, tetapi Shi Jie menolak karena sudah ada. Chen Li pun menawarkan yang lain, pemain basket. Kerja keras Chen Li memperomosikan Shi Jie berhasil. Dia bergabung dengan tim basket universitas.
Apa yang disajikan sutradara Yen-ping Chu dalam Kung Fu Dunk mengingatkan pada Shaolin Soccer, tidak hanya gaya bercerita, tetapi juga parodi yang dihadirkan. Dengan kemampuan kungfu, seseorang mampu mengatasi banyak tantangan, termasuk melakukan aksi-aksi yang nyaris mustahil.

Efek Visual
Shi Jie mampu memasukkan bola ke keranjang dari jarak yang sangat jauh. Namun kelemahannya, Shi Jie tidak memiliki dasar bermain basket yang baik, termasuk melakukan slamdunk yang benar. Shi Jie kemudian belajar dari kapten tim, Ting Wei (Bo Lin Chen).
Seperti halnya Shaolin Soccer, untuk menghadirkan banyolan-banyolan yang geer. Logika cerita tidak lagi menjadi penting. Seperti ketika Shi Jie dapat melompat tinggi sekali hingga membentur atap aula lapangan basket. Namun di sisi lain kecanggihan efek visual menjadi penting dalam film ini.
Menghadirkan imajinasi menjadi terlihat seperti nyata adalah pekerjaan yang tidak mudah. Namun, berbekal dana sepuluh juta dolar Amerika Serikat ini, pekerjaan-pekerjaan efek khusus itu tertangani dengan baik.
Mungkin sulit jika Kung Fu Dunk harus mengungguli Shaolin Soccer dan Kung Fu Hustle, meskipun Kung Fu Dunk menampilkan parodi yang tidak jauh berbeda dengan dua film itu. Stephen Chow menjadi faktor utama dalam Shaolin Soccer dan Kung Fu Hustle.
Chow tidak hanya berakting, tetapi juga menjadi sutradara dan penulis skenario. Di dua film itu, Chow leluasa berekspresi. Selain itu, Kung Fu Dunk pun disaingi film Stephen Chow terbaru yang berjudul CJ 7.
Meski begitu bagi para penggemar Jay Chou, Kung Fu Dunk tidak boleh dilewatkan. Bagi Chou film ini adalah yang keempat setelah Initial D, Curse of the Golden Flowers, dan Secret. Kung Fu Dunk merupakan kerja sama yang kedua kalinya antara Chou, pengarah gaya Ching Siu Tung dengan sinematografer Zhao Xiaoding. Sebelumnya mereka pernah terlibat dalam produksi Curse of the Golden Flowers.
Di samping kehadiran Chou, di film ini juga bisa disaksikan kemampuan akting Charlene Choi dan model asal Taiwan Chen Bo-ling. Charlene Choi menggantikan penyanyi Korea Selatan, Yoon Eun Hye.
Selain itu, perubahan rencana juga terjadi pada Yao Ming, pemain NBA di klub Houston Rockets. Semula dia akan menjadi cameo dalam film ini. Namun, saat produksi film ini berjalan, Yao Ming malah cidera. Alhasil dia pun batal menemani Chou bermain basket. Meski rencana berubah, film Kung Fu Dunk berhasil menghadirkan hiburan yang memikat. Cerita ringan dengan sentakan komedi yang cukup mengocok perut. [SP/Kurniadi]