SUARA PEMBARUAN DAILY

Seputar Gelora

Atlet Tunadaksa Maluku Berprestasi

Dua atlet cacat fisik (tunadaksa) dari Maluku mengharumkan nama Indonesia pada ajang ASEAN Para Games yang berlangsung di Thailand baru-baru ini, dengan mempersembahkan enam medali emas pada cabang olahraga tenis meja dan renang. "Kedua atlet masing-masing Adios Astan dan Fia Ohorella tersebut bagi Badan Pembina Olahraga Cacat (BPOC) Maluku mengalami peningkatan prestasi jika dibandingkan dengan event yang sama di Manila Filipina tahun 2005," kata Ketua BPOC Maluku Brampy Hetharia kepada SP, di Ambon Jumat (8/2) pagi.

Adios menyumbangkan tiga emas pada olahraga tenis meja di nomor tunggal, tunggal open dan ganda putra beregu. Sedangkan Fia berhasil mempersembahkan tiga emas dari nomor renang 50 Meter Gaya Bebas, 100 Meter Gaya Bebas, dan 50 Meter Gaya Kupu-Kupu. Sebanyak enam emas yang dihasilkan melengkapi 33 emas yang diraih kontingen Indonesia yang juga memperoleh 26 perak dan 19 perunggu dan berada di posisi keempat setelah Thailand, Malaysia dan Vietnam.

Prestasi yang dicapai Adios maupun Ohorella diharapkan mendapat perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan KONI Maluku yang sedangdalam status quo saat ini. "Prestasi yang dicapai dua atlet kami membuktikan bahwa penyandang cacat tidak meminta dikasihani dengan menuntut hak-haknya, namun telah ditunjukkan melalui kewajiban dengan prestasi yang mengharumkan nama bangsa dan negara serta Maluku khusunya. BPOC dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Cacat Nasional (Porcanas) 8 - 15 Agustus mendatang," ujar Brampy.

Namun sayangnya, BPOC Maluku yang sudah mengajukan anggaran untuk Pelatda Porcanas, hingga kini belum ditanggapi Ketua Umum KONI Maluku. Hal ini mengakibatkan 21 Pengprov termasuk dirinya ikut menandatangani mosi tidak percaya kepada Ketua Harian KONI Maluku, Agust Kaya. [VL/L-9]

Tenis Cigna Open 2008

Perusahaan Asuransi Cigna kembali menggelar turnamen tennis terbuka tingkat nasional untuk kesembilan kalinya. Cigna 9th Open Tennis Tournament 2008 akan diselenggarakan pada 17-24 Februari 2008 di lapangan tenis hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Presiden direktur perusahaan tersebut, Ian Cooper dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (6/2) mengatakan, penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bukti komitmen perusahaan dalam memajukan olahraga tenis di Indonesia. Pada penyelenggaraan kali ini panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp 180 juta. Hadiah tersebut terbagi ke dalam dua kelompok, Rp 60 juta untuk kategori Putri, dan Rp 120 juta untuk kategori Putra. Ketua umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), Martina Widjaja mengatakan turnamen ini adalah turnamen bergengsi tingkat nasional yang telah menjadi agenda rutin dalam kalender Pelti. "Turnamen ini selalu menjadi pembukaan turnamen tenis di awal tahun," katanya.

Menurut dia dengan adanya turnamen seperti ini diharapkan dapat menambah pengalaman para petenis junior karena mereka akan menghadapi para senior di ajang tersebut. Martina juga mengharapkan agar turnamen ini dapat memicu munculnya turnamen-turnamen tenis lainnya. Seperti tahun sebelumnya, turnamen kali ini menyediakan tiga wild card untuk putra dan dua wild card untuk putri bagi petenis muda berbakat di Indonesia. Hingga saat ini, sejumlah petenis peringkat terbaik nasional seperti Sandy Gumulya dan Prima Simpatiaji telah mendaftar, sedangkan di bagian putri juara bertahan tahun lalu, Liza Andriyani dipastikan akan kembali tampil. [AMT/L-9]


Last modified: 8/2/08