[KUPANG] Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, tidak menyurutkan minat warga kota untuk menyaksikan atraksi barongsai yang baru pertama kalinya digelar bertepatan dengan perayaan Imlek, Kamis (7/2) siang. Atraksi barongsai tersebut dilakukan kelompok "Naga Timor".
Pertunjukan tarian barongsai yang diselenggarakan pemilik Toko Nam, Leonard Antonius, tampil sangat memukau. Iringan musik berbagai jenis alat perkusi mengiringi pertunjukan empat barongsai yang masing-masing dimainkan dua penari, menampilkan gerakan-gerakan akrobatik di atas bangku-bangku yang disusun tiga tingkat.
Teo Widodo, pengurus Naga Timor mengatakan, atraksi barongsai adalah salah satu tradisi Tiongkok yang sudah mendunia, merupakan hiburan bagi warga. Bahkan, barongsai sudah terdaftar sebagai salah satu cabang olahraga yang dilombakan dalam olimpiade Beijing nanti. Sehingga pagelaran barongsai ini diharapkan dapat dikenal warga.
Leonard mengatakan, barongsai biasanya digelar pada peringatan hari raya, termasuk Imlek. Namun, pagelaran barongsai yang disponsorinya bukan bagian dari perayaan Imlek, melainkan untuk menghibur warga. Sebab, seluruh keluarganya sudah memeluk agama Katolik dan tidak ada lagi yang menggelar ritual sesuai kepercayaan nenek moyangnya.
Sementara itu, Manager Suba Suka Cafesera Kupang, Indra Nugraha mengatakan, pihaknya akan menyelenggarakan acara toast imlek yang akan melibatkan sekitar 300 undangan. Di mana, acara dinner bagi para pelanggan yang akan disemarakkan dengan atraksi barongsai tersebut, rencananya akan dilaksanakan pada Minggu (10/2) malam. [120]