[DENPASAR] Ketergantungan Bali terhadap listrik dari Jawa lewat sambungan kabel bawah laut diprediksi akan berlangsung hingga 2010. Beberapa pembangkit tenaga listrik yang dibagun di Bali akan selesai tahun 2010 dan mampu menghasilkan listrik mencapai 1.200 mega watt (MW).
"Kebutuhan listrik di Bali saat ini 562 MW, di mana 200 MW dipasok dari Jawa. Dengan beroperasinya beberapa pembangkit listrik di Bali diprediksi pasokan listrik 200 MW dari Jawa tidak dibutuhkan lagi. Bali akan memasok kebutuhan listrik ke Jawa," kata Kepala Hubungan Masyarakat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Bali, Wayan Redika kepada SP, di Denpasar, Bali, Kamis (7/2).
Dikatakan, selain tengah membangun beberpa pembangkit listrik PLN Bali juga ikut serta dalam efisiensi bahan bakar minyak (BBM) mengikuti kebijakan pemerintah pusat.
Mengutip apa yang dikatakan General Manager PLN Regional Bali, Budiman Bachrulhayat, Redika mengatakan, di Bali akan ada sekitar sembilan pembangkit listrik yang akan menyuplai kebutuhan listrik dengan total 1200 MW.
Saat ini PLN sedang menyelesaikan dua pembangkit tenaga listrik bertenaga batu bara di Celukan Bawang dengan kapasitas 390 MW dan di Nusa Penida dengan kapasitas 400 MW. Selain itu akan ada tujuh pembangkit listrik yang dibangun dengan menggunakan tenaga bayu di Nusa Penida dengan masing-masing kapasitas mencapai 80 MW.
"Saat ini kami sedang menguji coba pembangkit listrik yang menggunakan tenaga bio gas dari sampah yang menghasilkan 1 MW di tempat pembuangan akhir di Suwung. Pada bulan Agustus nanti kemungkinan akan menjadi 2 MW," katanya. [137]