SUARA PEMBARUAN DAILY

Penulis dan Produser Hollywood Berdamai

Foto-foto: AP

Aktris Prancis Marion Cotillard (kiri), meraih nominasi aktris terbaik lewat "La Vie en Rose," dan aktor Spanyol Javier Bardem (kanan), yang dinominasikan sebagai aktor pendukung terbaik dalam film "No Country for Old Men," berpose di depan patung Oscar di Beverly Hills, California.

[LOS ANGELES] Perseteruan antara penulis dan produser yang tergabung dalam Alliance of Motion Picture and Television Producers di Amerika sepertinya akan berakhir sebelum penyelenggaraan Academy Award ke-80. Direncanakan, sejumlah kesepakatan penting akan ditandatangani pekan ini.

Satu sumber yang dikutip AP menyebutkan pertemuan informal yang dilakukan Sabtu (2/2) menuju ke arah yang positif. Perwakilan penulis dan produser dari beberapa rumah produksi besar sepakat pada pembayaran royalti kepada penulis untuk film-film yang ditayangkan di televisi. Kesepakatan itu termasuk jumlah besaran dan waktu pembayarannya.

Para penulis yang tergabung dalam perkumpulan penulis skenario Amerika Serikat sebelumnya melakukan aksi boikot menuntut pembagian keuntungan dan aturan waktu pembayaran. Sumber AP yang tidak mau disebutkan namanya itu mengatakan pertemuan informal tersebut dihadiri oleh perwakilan penulis dan petinggi dari perusahaan film seperti Warner Bros.

Mengenai arah positif yang dicapai dari pertemuan informal itu, belum ada pihak berwenang yang mengeluarkan pernyataan. Perkumpulan penulis skenario Amerika Serikat pun belum memberikan komentar mengenai hasil informal itu.

Sambut Baik

Sementara itu, aktor George Clooney menyambut baik hasil kesepakatan informal itu, meskipun belum dinyatakan resmi.

"Ini kabar baik. Produksi film bisa dilanjutkan kembali," ujarnya.

Sementara aktor Viggo Mortensen juga menyambut positif kesepakatan itu. Dia yakin ajang Academy Award akan tetap dilakukan.

"Saya pribadi yang berpikiran positif. Saya yakin matahari akan tetap bersinar besok. Saya yakin Eastern Promise tetap menjadi film yang bisa bersaing di ajang itu," ujarnya.

"Harapan saya adalah kita bisa datang bersama di ruang yang sama dan berpesta," ujar nominator sutradara terbaik, Tony Gilroy, dalam film Michael Clayton.

Sejak aksi boikot yang dilakukan tiga bulan lalu, sebagian besar pekerja film, baik aktor, sutradara, unit produksi, hingga petugas kostum meninggalkan pekerjaan mereka. Para pekerja film itu mendukung aksi yang dilakukan oleh perkumpulan penulis di sana.

Aksi boikot ini disebut-sebut sebagai yang terbesar setelah 20 tahun terakhir. Akibat aksi itu kerugian diperkirakan mencapai jutaan dolar, sejumlah film yang total produksinya mencapai US$ 650 juta terhambat diproduksi. Bahkan situs Yahoo menulis aliran uang sebesar satu miliar dolar AS untuk perekonomian lokal tidak berjalan akibat aksi boikot itu.

Jika kesepakatan antara penulis dan produser bisa diselesaikan minggu ini berarti penyelenggaraan Academy Award akan berjalan lancar. Seperti diketahui, perkumpulan penulis itu melancarkan aksi boikot selama tuntutan pembagian keuntungan belum tercapai. Aksi boikot itu termasuk tidak menghadiri sejumlah ajang penghargaan seperti yang pernah dilakukan pada ajang Golden Globe lalu.

Sementara itu, panitia Academy Award terus melakukan persiapan untuk pemberian Piala Oscar yang akan digelar pada 24 Februari 2008 mendatang. Panitia menyebutkan akan tetap menyelenggarakan ajang itu meski ketidakhadiran aktor dan penulis. Presiden Academy of Motion Picture Arts and Sciences, Sid Ganis berharap semua akan hadir dan bersama-sama berada di ruangan yang sama.

Hingga pekan kemarin panitia telah mengirim surat suara kepada anggota juri untuk menentukan pilihan mereka dari nominasi setiap kategori. Surat suara ini rencananya akan dikumpulkan minggu ini dan akan dihitung pada pertengahan Februari. Selanjutnya pemenang akan diumumkan pada malam puncak pemberian Piala Oscar. [K-11]


Last modified: 7/2/08