Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPR bertekad menyoroti akuntabilitas anggaran dan transparansi APBN, khususnya yang berkaitan dengan belanja publik. Untuk itu F-PDIP berupaya mempelopori pembaruan Panitia Anggaran DPR.
Langkah besar F-PDIP itu ditunjukkan dengan mengirimkan tiga anggotanya di DPR, Emir Moeis, Eva Kusuma Sundari dan Hasto Kristiyanto untuk mengikuti summer course di Melbourne, Australia, 3-14 Februari 2008. Summer Course tersebut secara khusus membahas peran Public Accounts Committees (PAC).
Menurut Hasto Kristiyanto, Kamis (7/2), dalam pernyataan persnya, penyimpangan APBN sebagaimana diungkap oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan urgensi pembentukan PAC di Indonesia. "Jadi melihat betapa besar penyimpangan anggaran yang ditemukan BPK, harus ada upaya sistematik untuk memperkuat partisipasi publik dalam anggaran," kata Hasto.
Dikatakannya, PAC tersebut nantinya diharapkan menjadi komite audit yang bertanggung jawab kepada DPR untuk memperbesar akuntabilitas APBN. Khususnya dalam pengawasan terhadap belanja publik, termasuk efektivitas kebijakan subsidi yang selama ini sering tidak tepat sasaran dan banyak kebocoran. "Untuk tahap awal diharapkan dapat bergabung beberapa opinion leader pemerhati anggaran dan auditor, guna mempertajam peran DPR di dalam fungsi anggaran," kata anggota Komisi VI DPR asal daerah pemilihan Solo, Jawa Tengah itu. [Y-3]
![]()
SP/Charles Ulag
Merchandising & Marketing Director PT Matahari Putra Prima (Hypermart), Carmelito Jimenez Regalado (kanan), disaksikan Consumer Finance Director Bank Mandiri, Omar S Anwar (kanan), dan Country Manager Visa International, Elliana Fuad menandatangani naskah kerja sama untuk "co-branding" penerbitan kartu kredit Hypermart di Jakarta, Rabu (6/2).
![]()
SP/Charles Ulag
Menteri Pertanian Anton Apriyantono melayani pembeli minyak goreng dalam pasar murah minyak goreng di Kabupaten Serang, Banten, Rabu (6/2). Minyak goreng produksi PT Sinar Mas itu dijual seharga Rp 8.000 per liter atau lebih murah dari harga pasar saat ini yang mencapai Rp 12.000 per liter .