SUARA PEMBARUAN DAILY

2007, Laba Shell Meningkat

[LONDON] Shell perusahaan minyak dari Belanda belum lama ini menjelaskan bahwa keuntungan yang diperoleh tahun 2007 melonjak 23 persen atau menjadi US$ 31,33 miliar (21,115 miliar euro).

Keuntungan berdasarkan perhitungan biaya saat ini, yang tidak termasuk perhitungan fluktuasi nilai cadangan, meningkat 9 persen (bila dibanding tahun 2006) menjadi US$ 27,564 miliar dalam waktu 12 bulan hingga akhir bulan Desember 2007.

Angka-angka itu memecahkan rekor yang pernah dicatat Shell tahun lalu pada saat harga minyak sempat menuju harga US$ 100 per barel.

"Secara keseluruhan semua ini adalah membanggakan," tegas CEO Shell, Jeroen van der Veer dalam pernyataan persnya belum lama ini di London, Inggris. "Kita berhasil membuat kemajuan besar tahun 2007, termasuk meluncurkan proyek baru di hulu dan hilir, dan sukses pula di bidang eksplorasi."

Di kuartal keempat sendiri, katanya, keuntungan bersih menjulang 60 persen menjadi US$ 8,467 miliar. Angka ini jauh lebih tinggi bila dibanding tahun 2006 lalu. Namun pada saat itu produksi Shell sempat turun sebesar 5,7 persen atau 3,436 juta setara barel per hari (bph).

Harga minyak mentah di New York diperdagangkan US$ 85 - US$ 99 per barel pada masa tiga bulan terakhir tahun 2007. Namun bahkan awal bulan ini, harga minyak sempat menembus US$ 100,09.

Shell menambahkan bahwa penerimaan di kuartal keempat berdasarkan CCS naik menjadi US$ 5,737 miliar. Angka itu sedikit dibawah perkiraan para analis yang menyebutkan penerimaan Shell mencapai US$ 5,826. [AFP/E-4]


Last modified: 8/2/08