SUARA PEMBARUAN DAILY

Tanpa Gasol, Lakers Tundukkan Wizards

AP/Evan Vucci

Pemain baru klub LA Lakers, Pau Gasol (kiri) duduk di bangku pemain cadangan, didampingi asisten pelatih Frank Hamblen (tengah) dan pelatih kepala Phil Jackson (kanan), sedang menyaksikan tim barunya bermain menghadapi Washington Wizards, di Verizon Center, Washington, Amerika Serikat, Minggu (3/2) malam waktu setempat atau Senin (4/2) WIB.

[WASHINGTON] Tim pelatih LA Lakers tampaknya belum membutuhkan Pau Gasol untuk memperkuat pertahanan tim itu saat pertandingan menghadapi Washington Wizards, Minggu (3/1) malam di Washington Amerika Serikat atau Senin (4/1) siang WIB.

Pertahanan Lakers pada pertandingan itu memang luar biasa. Bukan itu saja, kemampuan mereka mencetak angka juga menawan. Sebanyak 30 poin diraih Kobe Bryant melalui aksi-aksi yang menawan, tatkala Lakers menaklukkan tuan rumah Washington Wizards 103-91.

Kehebatan Gasol di lini belakang memang sangat diperlukan Lakers. Tetapi pemain yang Jumat (1/2) lalu ditarik Lakers dari Memphis Grizzlies, cukup menyaksikan saja ketika tim barunya itu mengalahkan Wizards. Pemain asal Spanyol itu duduk di bangku pemain cadangan sambil mendapat masukan dari asisten pelatih Brain Shaw, terutama tentang strategi segi tiga (triangle) sistem pertahanan yang diterapkan Lakers.

Bryant di menit-menit awal kuarter pertama sudah mengantongi 19 poin. "Saya hanya mengambil peluang yang mereka berikan," ujar pebasket yang sempat mendulang angka melalui 10 aksi dari 15 peluang yang ada.

Pemain Lakers lainnya yang ikut andil mengumpulkan poin antara lain Vladimir Radmanovic 15 poin, Lamar Odom 14 poin, dan Ronny Turiaf 13 poin.

Pemain pendatang baru (rookie) Wizards, Nick Young yang mencoba mengawal Bryant, tampaknya tidak mampu menghentikan kehebatan pemain senior itu. Ketidakmampuan Young membuatnya diganjar tiga pelanggaran.

Pemain lainnya, Caron Butler yang juga mencoba mengawal Bryant tetapi tak membuahkan hasil apa-apa. Justru Bryant yang mampu mencetak angka melalui lemparan-lemparan tiga angka. Bahkan sampai kuarter kedua Bryant telah mengumpulkan 25 poin, dengan skor 63-41 untuk Lakers. Sampai kuarter kedua catatan pengumpulkan angka Lakers ini jauh lebih baik (66 persen) dibanding Wizards yang hanya 36 persen.

Menurut pelatih Wizards, Eddie Jordan, pertandingan ini seakan membuat pemainnya menjadi pasif, dan tidak mampu menyerang kembali. "Kita tidak bermain sebagai sebuah tim yang diperlukan untuk menaklukkan klub seperti Lakers atau siapa saja. Kita justru tidak memenangkan pertandingan malam ini," tegas Jordan. "Tidak ada yang bersemangat di pertandingan ini."

Pada pertandingan lain yang digelar di Auburn Hills Michigan, Dallas Mavericks takluk di tangan tuan rumah Detroit Pistons 67-90. Kekalahan ini bukti dari penampilan terburuk dan sekaligus pengumpulan angka paling kecil bagi Dallas Mavericks di musim ini (hanya 30 persen di pertandingan malam itu). Dallas kehilangan 16 peluang hanya dalam waktu delapan setengah menit di kuarter pertama dan kedua.

Sementara menurut pelatih Detroit Pistons Flip Sanders, timnya begitu aktif menyerang dan pergerakan pemain lebih banyak daripada sebelumnya. [AP/E-4]


Last modified: 4/2/08