SUARA PEMBARUAN DAILY

Pantai Gading Pesta Gol

AP/Rebecca Blackwell

Pemain Pantai Gading, Abdul Kader Keita melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Guinea pada pertandingan babak perempat final Piala Afrika di Sekondi, Ghana, Minggu (3/2).

[SEKONDI] Pantai Gading pesta gol ke gawang Guinea pada babak perempat final Piala Afrika yang digelar di Sekondi, Ghana, Minggu (3/2) malam atau Senin (4/2) dini hari WIB. Kemenangan lima gol tanpa balas itu (5-0) membuat Didier Drogba dan kawan-kawan melangkah maju ke semifinal, 7 Februari mendatang.

"The Elephants" julukan tim Pantai Gading masih harus menunggu pemenang pertandingan antara Mesir melawan Angola untuk mengetahui lawannya di semifinal. Jika Mesir berhasil menang atas Angola maka itu merupakan partai ulangan final tahun lalu.

Kelima gol Pantai Gading diciptakan oleh Abdulkader Keita menit ke-24 dan Didier Drogba menit ke-70. Pemain asal Chelsea, Salomon Kalou mencetak dua gol, menit ke-72 dan ke-81. Bakari Kone melengkapi kejayaan Pantai Gading saat pertandingan tinggal menyisakan empat menit.

Kalou, yang juga menjadi duet Drogba di Chelsea mengatakan, Pantai Gading datang ke Ghana untuk merebut piala sehingga siapapun lawan yang akan dihadapi bukan suatu masalah.

Di babak penyisihan Grup B, tim yang ditukangi pelatih asal Prancis, Gerard Gilli itu berhasil meraih angka sempurna (sembilan) dengan memenangi tiga kali pertandingan.

Pada awal pertandingan melawan Guinea, mereka justru bermain dengan santai. Kesempatan pertama Pantai Gading diperoleh pada menit ke-11 ketika tendangan Keita dari jarak 15 meter membentur pemain bertahan Guinea, Kamil Zayatte.

Dominasi Pantai Gading semakin terlihat ketika Keita mencetak gol pertama di menit ke-24. Satu gol itu membuat semangat Pantai Gading semakin meningkat dan terus menggempur pertahanan Guinea. Namun, Guinea yang tidak diperkuat oleh pemain terbaiknya, Pascal Feindouno akibat sanksi larangan bermain, memiliki kesempatan menyamakan kedudukan di menit ke-43 lewat tendangan Ismael Bangura. Sayangnya, tendangannya masih dapat ditahan kiper Pantai Gading, Boubaccar Barry. Ketidakhadiran Feindouno membuat anak asuhan Robert Nouzaret itu tidak dapat mengembangkan permainan dan memberikan perlawanan.

Saat babak kedua baru berjalan satu menit, Guinea mulai mengambil inisiatif serangan, di menit ke-46, tendangan Bangoura hanya melebar tipis di sisi gawang. Semangat para pemain Guinea runtuh ketika Pantai Gading menciptakan dua gol dalam waktu singkat, di menit ke-70 dan ke-72.

Pantai Gading terus menguasai jalannya pertandingan hingga berhasil menambah gol di menit ke-81 lewat gol kedua Kalou dan Bakari Kone di menit ke-86 sekaligus menutup pertandingan dengan skor 5-0.

Di babak perempat final lainnya, tuan rumah Ghana melaju ke semifinal setelah mengalahkan Nigeria 2-1. Ghana harus berterima kasih kepada Junior Agogo yang mencetak gol penentu ketika pertandingan tinggal menyisakan tujuh menit lagi. Padahal, tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-60 karena John Mensah mendapat kartu merah.

Unggul satu orang tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Nigeria hingga akhirnya justru tuan rumah berbalik unggul 2-1. Nigeria unggul terlebih dahulu di menit ke-35. Namun, 10 menit berikutnya, Michael Essien menyamakan kedudukan. [AP/SYH/W-11]


Last modified: 4/2/08