SUARA PEMBARUAN DAILY

Badai Landa Bengkulu, Nelayan Tak Melaut

[BENGKULU] Nelayan di Bengkulu dilarang melaut, menyusul badai kembali melanda perairan Laut Bengkulu mencapai ketinggian lima meter. Sudah dua hari ini badai kembali melanda Bengkulu.

"Kalau mereka mau mencari ikan, hanya tiga mil dari pantai, sehingga terhindar dari ancaman gelombang besar. Jangan sampai menangkap di laut lepas karena khawatir di gulung gelombang besar," kata Asisten II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, Fauzan Rahim kepada SP, di Bengkulu, Minggu (3/2).

Keterangan yang diperoleh dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Bengkulu, Minggu (3/2) menyebutkan, hujan disertai badai yang melanda wilayah Provinsi Bengkulu diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, sehingga berisiko tinggi bagi para nelayan di daerah ini.

Sementara itu, hujan yang disertai badai yang melanda sejumlah wilayah Bengkulu pada Minggu (3/2) menyebabkan puluhan pohon besar dan sejumlah baliho yang ada di Kota Bengkulu tumbang. Namun, tidak menimbulkan korban jiwa kecuali sempat memacetkan arus lalu lintas kendaraan.

Sebab, pohon tersebut tumbang ke jalan, sehingga arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Bengkulu sempat macet beberapa jam. Namun, setelah pohon tersebut disingkirkan petugas dari Dinas Pertamanan Kota Bengkulu sehingga arus lalu lintas kembali normal.

Pusat Pelelang Ikan Pulau Baai, Kota Bengkulu, Minggu petang, tampak sepi dan tidak terlihat para nelayan yang akan berangkat ke laut mencari ikan. [143]


Last modified: 4/2/08