SUARA PEMBARUAN DAILY

Konsumen Oyek Bertambah Banyak

[PURWOKERTO] Warga yang mengonsumsi oyek (tepung singkong) pengganti beras sebagai makanan pokok, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah bertambah banyak. Pada mulanya konsumennya adalah warga miskin di Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, kini meluas ke Desa Sidamulih, Kecamatan Rawalo, Desa, Klapagading, Kecamatan Wangon, sampai di Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen dan desa-desa pegunungan lain.

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Darerah (DPRD) Banyumas, Ahmad Syaiful Hadi, di Purwokerto, Senin (4/2) pagi menyatakan, sangat prihatin melihat kondsi masyarakat miskin di daerahnya. Pihak eksekutif hendaknya segera turun tangan memberi bantuan pangan kepada warga yang sudah mengonsumsi oyek tersebut.

Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Kristin Lestari mengatakan, sudah menyiapkan bantuan pangan untuk warga yang membutuhkan. Diharapkan dalam minggu ini, bantuan bisa dibagikan. Saat ini, petugas sedang mendata jumlah warga yang mengonsumsi oyek di beberapa desa.

Kepala Bidang Pembinaan Kesehatan Masyarakat (Binkesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Banyumas, Puji Astuti mengatakan, oyek adalah makanan yang tidak memiliki kandungan gizi. Kalau bisa, warga yang tidak mampu mengonsumsi beras bisa diganti dengan makanan lain yang bergizi.

"Mengonsumsi 100 gram beras, sama dengan mengonsumsi singkong 200 gram, talas 400 gram, kentang 400 gram," katanya.

Bupati Banyumas Aris Setiono sudah meminta pendataan diselesaikan agar beras bantuan segera dibagikan. Kepada para dermawan diimbau agar membantu warga yang tengah kekurangan pangan tadi. [WMO/M-11]


Last modified: 4/2/08