SUARA PEMBARUAN DAILY

Pemkab Gresik Hentikan Pembagian Kompor Gratis

[GRESIK] Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur, menghentikan pembagian kompor dan tabung gas gratis, karena terjadi beberapa masalah, di antaranya adanya pungutan liar dan honor tim verifikasi belum dibayar. Warga Desa Ngampel, Kecamatan Balongbendo, melakukan aksi unjuk ra-sa agar pungutan liar sebesar Rp 15.000 per unit yang dilakukan petugas distribusi dikembalikan.

Warga sebelumnya tidak mengetahui jika kompor dan tabung gas diberikan cuma-cuma, karena itu diterima, mereka ramai-ramai protes menuntut pengembalian uang Rp 15.000 yang telah diberikan kepada petugas.

"Pemkab Gresik telah mengirim surat kepada PT Pertamina di Surabaya, minta penjelasan atas masalah yang timbul dan tidak adanya koordinasi dengan Pemkab," kata Sekretaris Pemkab Gresik, Husnul Khuluk, di Gresik, Minggu (3/2).

Surat telah dikirim pekan lalu. Karena tidak ada jawaban, Pemkab Gresik menghentikan pendistribusian kompor dan tabung gas.

Dari 18 kecamatan di Gresik, enam kecamatan sudah menerima pembagian. Kecamatan tersebut yakni Kota, Kebomas, Manyar, Cerme, Duduk Sampeyan dan Menganti.

Sedangkan 12 kecamatan lain, yang belum menerima, agar tidak melanjutkan pembagian kompor dan tabung gas kepada warganya.

Sales Representatif Regional IV LPG PT Pertamina, Usman Leki mengatakan, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan Pemkab Gresik. [080]


Last modified: 4/2/08