SUARA PEMBARUAN DAILY

Ekspor RI Naik 13,09 Persen

[JAKARTA] Ekspor Indonesia mengalami kenaikan cukup signifikan selama 2007 lalu sebesar 13,09 persen atau sejumlah US$ 113,99 miliar dibanding tahun sebelumnya. Untuk ekspor nonmigas mencapai US$ 91,93 miliar, atau meningkat sebesar 15,51 persen.

Demikian diungkapkan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ali Rosidi, pekan lalu, di Jakarta. Ia juga menyebutkan, pasar bagi ekspor nonmigas Indonesia 2007 lalu paling besar diserap oleh AS sebesar US$ 1,03 miliar, kemudian Jepang sebesar US$ 858 juta dan Singapura sebesar US$ 652 juta.

"Peningkatan ekspor dipicu oleh naiknya ekspor nonmigas , serta kenaikan ekspor migas sebesar 20,56 persen. Ekspor lemak dan minyak hewan/nabati memberikan sumbangan besar, yaitu sebesar 11,13 persen terhadap total ekspor nonmigas 2007," tuturnya.

Besarnya kenaikan ekspor migas menurut Ali lebih disebabkan karena naiknya ekspor minyak mentah sebesar 23,30 persen menjadi 1,08 miliar, ekspor hasil minyak naik sebesar 57,08 persen menjadi US$ 304,9 juta dan ekspor gas naik 11,16 persen menjadi US$ 1,12 miliar.

Sementara itu, harga minyak mentah Indonesia di pasar dunia turun dari US$ 92,10 per barel pada November 2007 menjadi US$ 91,54 per barel di Desember 2007. Menurut Ali, ini lebih disebabkan meningkatnya volume ekspor minyak dan hasil minyak masing-masing sebesar 22,73 persen dan 42,46 persen. Sedangkan volume gas turun 0,76 persen. [D-10]


Last modified: 4/2/08