SUARA PEMBARUAN DAILY

Sosok

Sharapova yang Modis

Maria Sharapova

Cantik dan hebat. Gabungan keduanya membuat petenis Rusia yang menetap di Amerika Serikat (AS), Maria Sharapova menjadi pembicaraan dunia. Mengawali penampilannya di tahun 2008, dengan kemenangan di turnamen Grand Slam Australia Terbuka, tentunya membuat langkah Sharapova untuk meraih gelar petenis putri nomor satu dunia semakin terbuka lebar.

Hebatnya lagi putri dari Yuri Sharapov itu juga peduli dengan penampilannya. Ini yang membuat namanya semakin dikenal. Boleh dibilang, dalam setiap penampilannya di sebuah turnamen sekelas grand slam, petenis berusia 20 tahun itu pasti tampil dengan pakaian yang baru. Untuk urusan itu, Sharapova tak segan-segan mendesain apa yang bakal dia kenakan dengan sponsor pendukungnya, Nike.

"Amat penting merasa nyaman saat Anda memakai pakaian untuk sebuah pertandingan tenis. Jika Anda sudah merasa nyaman, Anda merasa yakin bisa melakukan apapun," jelas dara cantik ini.

Ketika masih berusia 17 tahun, Sharapova sempat menggegerkan dunia tenis saat tampil di pertandingan turnamen Grand Slam Wimbledon 2004 dengan menggunakan korset. Dia menjadi petenis wanita pertama yang kembali menggunakan korset, dalam 100 tahun terakhir.

Tetapi jangan disangka itu hanya korset biasa, karena itu merupakan desain berteknologi tinggi keluaran Nike untuk koleksi fitness. Dengan mengenakannya Sharapova terhindar dari kegerahan akibat keringat. Teknologi Dri-FIT dari korset tersebut membuatnya suhu di tubuhnya stabil.

Nike tak hanya menjadi satu-satunya pendukung Sharapova untuk tampil modis. Petenis itu juga mengikat kontrak dengan parfum Parlux, tas tangan Samantha Thavasa. Serta jam tangan Tag Heuer.

Sharapova yang lebih senang mengenakan dress, juga tak keberatan tampil dengan dua potong pakaian yang terpisah, korset dan skirt. Pada turnamen Prancis Terbuka 2007, dia kembali menjadi pembicaraan dunia, saat mengenakan pakaian berwarna biru, dengan hiasan berwarna hitam. Kemudian di AS Terbuka, dia kembali menjadi pembicaraan para penggemar mode, saat tampil dengan dua pakaian yang berbeda. Saat pertandingan malam, Sharapova tampil dengan dress berwarna merah menyala.

Untuk pertandingan di siang harinya, dia menggunakan pakaian berwarna cerah dengan grafis kaki langit (skyline) di New York.

Tak cukup tampil memukau di lapangan tenis New York dengan pakaiannya, Sharapova juga mengenakan pin rambut kupu-kupu bertahta berlian. Apa yang dikenakan dara itu terinspirasi dari artis legendaris Hollywood, Audrey Hepburn. Kebetulan pin rambut yang sama juga digunakan Scarlett Johansson ketika tampil di karpet merah festival film Venice. Johansson menggunakannya untuk mempromosikan film dengan tatanan era 1920-an, Black Dahlia. Penampilannya di AS Terbuka bahkan mendapat pujian dari editor senior People StyleWatch, Susan Kaufman. Itulah sosok Sharapova yang 'sadar tampil'. [Berbagai Sumber/L-9]


Last modified: 1/2/08