SUARA PEMBARUAN DAILY

Hantu Ancol Tak Lagi Manis

Foto-foto: Twentieth Century Fox

Film : Hantu Jembatan Ancol

Sutradara: Arie Azis

Pemain : Nia Paramitha, Ben Joshua, Nadila Ernesta, dan Dennis Adhiswara

Skenario : Aviv Ilham

Genre : Horor

Produksi : MD Entertainment

Legenda hantu

dari Ancol diangkat ke

layar lebar. Kali ini sang

hantu menanggalkan sebutan "Si Manis". Formulanya bukan hantu wanita cantik nan molek, tapi cerita komedi plus romantika.

Legenda hantu dari kawasan Ancol, Jakarta Utara, biasa disebut Si Manis Jembatan Ancol, atau Mariam Jembatan Ancol. Masyarakat Jakarta dan sekitarnya cukup mengenal legenda hantu ini karena kabarnya sering menggoda orang yang melintas di jembatan di daerah itu.

Bahkan Si Manis Jembatan Ancol pernah diangkat dua kali di layar lebar dan sukses untuk serial sinetronnya yang dibintangi oleh Kiki Fatmala dan Diah Permatasari.

Hantu Jembatan Ancol berbeda dengan legenda Si Manis Jembatan Ancol yang sudah terkenal lebih dahulu. Produser dan penulis cerita sepertinya ingin membedakan film Hantu Jembatan Ancol dengan legenda Si Manis Jembatan Ancol, meskipun keduanya sama-sama mengambil setting sebuah jembatan di Ancol.

Hantu yang dihadirkan dalam Hantu Jembatan Ancol tidak se-sensual sinetron Si Manis Jembatan Ancol seperti yang pernah diperankan oleh Kiki Fatmala dan Diah Permatasari. Hantu Jembatan Ancol menampilkan hantu yang menyeramkan dan buruk rupa. Selain itu, kisah yang diangkat dalam Hantu Jembatan Ancol pun tidak mengadaptasi legenda Si Manis Jembatan Ancol. Hantu Jembatan Ancol mengambil setting masa kini.

Cerita Hantu Jembatan Ancol berangkat dari seorang mahasiswa yang berselingkuh, meskipun sudah memiliki tunangan yang cantik. Perselingkuhan itu membuahkan kehamilan yang tidak diinginkan. Wanita selingkuhannya itu pun dibunuh dan dibuang ke kali di daerah Ancol, Jakarta Utara. Arwah penasaran wanita itu kemudian membalas dendam.

"Film ini tidak berkisah tentang balas dendam saja. Ada hal-hal baru dalam cerita film ini. Kami coba memberikan sesuatu yang berbeda pada penonton," ujar Produser MD Entertainment, Manooj Punjabi, di Jakarta, baru-baru ini.

Hantu Jembatan Ancol yang digarap sutradara Arie Azis coba menerapkan genre horor yang disisipi oleh komedi dan romantis. Menurut dia, pendekatan ini adalah pendekatan baru untuk film-film horor di Indonesia.

"Saya coba berbeda dengan film-film horor yang belakangan bermunculan. Kalau di film-film itu, pada adegan awal, penonton sudah disuguhkan oleh gambar-gambar seram, di film ini justru dibuka dengan sebuah drama romantis," jelas Azis.

Sebenarnya mengkombinasikan horor dengan unsur lainnya seperti komedi, juga pernah dilakukan oleh sineas Indonesia, seperti Setan Kredit yang dibintangi trio Warkop, atau parodi hantu dalam Film Horor.

Ben Joshua yang sebelumnya bermain dalam Dealova, Malam Jum'at Kliwon dan Cinta Pertama dipercaya menjadi karakter Niko, cowok yang berselingkuh. Sementara Nia Paramitha menjadi Dona, pasangan sah Niko. Nadila Ernesta memerankan Livi, cewek selingkuhan Niko yang akhirnya dibunuh.

Cerita yang ditulis Aviv Ilham, otomatis hanya mengisahkan seputar kehidupan Niko, dan kekasih-kekasihnya. Kehidupan Niko yang diteror oleh hantu cukup mendominasi cerita, sehingga latar belakang karakter tidak tergambar dengan jelas.

Meskipun sutradara dan produser menyebutkan bukan sekedar kisah balas dendam, inti cerita dalam film ini adalah kisah balas dendam hantu penasaran Livi.

Adalah Dennis Adiswara yang berperan menjadi Jojo menjadi pemancing kekonyolan. Jojo adalah teman Niko yang menjadi tempat curhat setelah ia melakukan pembunuhan terhadap kekasih gelapnya. Jojo yang mengaku keturunan Ki Gemblung mampu mengusir setan.

Namun sebenarnya Jojo memiliki karakter yang labil dan penakut. Untuk menyembunyikan rasa takutnya, Jojo hadir dengan gaya yang penuh percaya diri. Sehingga ketika ia berencana mengusir setan, ia sendiri sebenarnya takut hantu. Karakter Jojo inilah yang kemudian memancing senyum.

Dibanding Ben Joshua, Nia Paramitha dan Nadila Ernesta tidak mendapat porsi adegan yang banyak. Namun kehadiran keduanya justru menampilkan sisi sensual seperti yang ada dalam legenda Si Manis Jembatan Ancol pada sinetronnya.

"Saya juga sempat tegang, karena di bagian-bagian awalnya kan ada adegan-adegan yang cuma pakai bikini. Ini nanti gimana," ujar Nia Paramitha menceritakan proses pengambilan gambar film itu.

Sementara itu, Nadila Ernesta yang sebelumnya bermain di sineatron Inikah Rasanya dan Rahasia Ilahi harus bermaaf-maafan dahulu sebelum melakukan adegan ciuman dengan lawan mainnya Ben Joshua.

Sekilas Hantu Jembatan Ancol memang tidak berbeda dengan film horor lainnya yang kurang membangun cerita dengan kuat. Selain itu, sulit menentukan latar belakang kisah yang diangkat. Kisah dalam film ini berbeda dengan legenda Si Manis Jembatan Ancol, namun memiliki setting lokasi yang sama. Atau, ada legenda hantu yang lain dari jembatan di Ancol. [SP/Kurniadi]


Last modified: 1/2/08