SUARA PEMBARUAN DAILY

Indonesia Hadapi Selandia Baru Perebutkan Juara Pul

Ayu Fani Damayanti

[JAKARTA] Tim tenis putri Indonesia kembali membuat kejutan dengan menaklukkan unggulan pertama tim Australia 2-1, pada Kamis (31/1). Tim yang dimotori Sandy Gumulya dan Ayu Fani Damayanti itu kini memperebutkan juara Pul A babak kualifikasi kejuaraan tenis beregu putri Piala Federasi melawan tim Selandia Baru di Muangthong Thani, Nonthaburi (sekitar 80 kilometer dari Bangkok), Thailand, Jumat (1/2).

Tim Selandia Baru sebelumnya menang 2-1 atas tim India pada pertandingan kemarin. Pada kualifikasi kali ini Selandia Baru diperkuat Marina Erakovic (peringkat 149 dunia), Sacha Jones (313), Ellen Barry (384), Leanne Baker (395). Peringkat mereka masih lebih bagus ketimbang peringkat para petenis Indonesia. Sandy kini menempati posisi 239, Ayu (600), Lavinia Tananta (561), Vivien Silfany (823).

Pada pertandingan Kamis, Indonesia kembali menurunkan Ayu yang kelahiran Bali ini sebagai pemain tunggal kedua. Ia menghadapi tunggal kedua Australia, Jessica Moore. Di luar dugaan, Ayu berhasil mengalahkan finalis grand slam Australia Terbuka kelompok junior 2008 itu 6-3, 6-4.

Siaran Pers Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia menyebutkan Ayu bermain cerdik. Dia memadukan pukulan dan memanfaatkan emosi lawan untuk menaklukkannya. Sejak set pertama Ayu selalu unggul dari lawannya. Pada set kedua, ketika ia unggul 5-2, Moore memberi perlawanan keras. Ayu yang meraih tiga kali match point, sempat terhenti di posisi itu karena Moore dapat mencuri dua poin. Pada game kesembilan, kembali terjadi deuce dan dua match point dilewati Ayu sebelum akhirnya menghentikan perlawanan petenis berusia 17 tahun peringkat 376 dunia ini dengan skor 6-4.

Satu angka yang dibukukan Ayu memotivasi Sandy untuk meraih hasil yang sama menghadapi Cassey Dellacqua (peringkat 57 dunia). Berkat tekad dan keuletannya, Sandy berhasil mengatasi Dellacqua melalui dua tiebreak set, 7-6 (5), 7-6 (5).

Seperti halnya Ayu, Sandy pun tampil cerdik dan penuh semangat pada pertandingan yang berlangsung hampir dua jam itu. "Saya tidak mau kalah. Ini kejutan buat saya, karena dua kali bertemu dia di Australia saya selalu kalah dengan skor telak," tandas Sandy.

Pada pertandingan nomor ganda, Vivien Silfany/Lavinia Tananta harus mengakui keunggulan Casey Dellacqua/Rennae Stubbs 6-2, 6-1. "Kita menang karena para pemain tampil sangat bersemangat," kata kapten tidak bermain, Suzanna Anggarkusuma. Ia memuji Ayu dan Sandy yang bermain cerdik dan tanpa kenal menyerah.

Babak kualifikasi zona Asia-Oceania ini hanya meloloskan satu tim ke play off atau penyisihan Grup II Dunia. Juara Pul A akan menghadapi juara Pul B yang dihuni tim Tiongkok, Taiwan, Thailand, Uzbekistan, dan Hong Kong. [A-11]


Last modified: 1/2/08