SUARA PEMBARUAN DAILY

Menneg PAN Beri Penghargaan Antikorupsi

[JAKARTA] Sebanyak tujuh orang penggiat antikorupsi mendapat penghargaan Tiga Pilar Award 2007 dari Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara di Jakarta, Kamis (31/1). Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Menteri Negara PAN Taufiq Effendi di Jakarta.

Salah satu dari tujuh orang penerima penghargaan itu adalah Prof Bismar Siregar, SH (hakim agung periode 1984-2000). Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Utara pada 1984 itu selalu mengandalkan hati nurani setiap kali mengambil keputusan.

Selain itu, mantan Kapolri (1968-1971) almarhum Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso juga mendapat penghargaan serupa. Mantan Kapolri yang pertama kali menganjurkan pemakaian helm bagi pengendara sepeda motor itu dikenal bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Penghargaan juga diberikan kepada almarhum Baharuddin Lopa, mantan Jaksa Agung Kabinet Persatuan. Ketika menjabat Jaksa Tinggi Makassar, ia memburu seorang koruptor kelas kakap yang kemudian menyebabkan dia masuk "kotak" hanya menjadi penasihat menteri.

Lopa pernah memburu kasus mendiang mantan Presiden Soeharto. Ketika itu Lopa menanyakan kemajuan proses perkara Pak Harto. Akhirnya, kasus Soeharto itu diajukan ke pengadilan.

I Gede Winasa (Bupati Jembrana, Bali, periode 2000-sekarang) juga mendapatkan Tiga Pilar Award 2007. Winasa adalah pencetus ide dan mengaplikasikan kepemimpinan bervisi kerakyatan dengan penyelenggaraan pendidikan dan kesehatan gratis.

Tiga orang lain yang mendapatkan penghargaan itu adalah Muhammad Syafii Antonio selaku Dewan Pengawas Syariah Bank Ekspor Indonesia, Sumijan bin Kemis (Pemimpin Lumbung Informasi Rakyat, 2006-sekarang), dan Agus Sugandhi (Sekretaris Jenderal Garut Government Watch). [Ant/O-1]


Last modified: 31/1/08