SUARA PEMBARUAN DAILY

UPH Luncurkan "Micropayment CashCard"

[JAKARTA] Demi kepraktisan, kemudahan, dan kecepatan pelayanan, Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama dengan Bank Mayapada dan PT Visionet Internasional meluncurkan kartu "UPH CashCard" dengan sistem micropayment yang berfungsi sebagai alat pembayaran.

Dikatakan micropayment karena UPH CashCard memiliki batas saldo maksimum Rp 1 juta. Kartu ini dapat digunakan sebagai alat pembayaran ketika pemegangnya melakukan transaksi di kantin UPH, selain itu juga dapat digunakan untuk membayar denda ketika terlambat mengembalikan buku di perpustakaan atau terlambat membayar biaya kuliah di UPH.

"Dengan diresmikannya penggunaannya micropayment di lingkungan kampus kami, maka UPH menjadi kampus pertama yang mengaplikasikan sistem ini, dan fitur ini kami namakan UPH CashCard," ujar Rektor UPH, Jonathan Parapak, di Lippo Karawaci, Tangerang, Kamis (31/1).

Parapak mengatakan, layanan modern itu merupakan satu wujud misi dan visi UPH yang ingin terus berkomitmen membantu pengembangan pendidikan yang difokuskan pada bidang teknologi dan manajemen profesional.

Kepala Seksi Humas UPH, Rosse Hutapea, menambahkan, cashcard dapat diisi ulang di ATM Bersama di mana saja dengan pengisian minimum Rp 50.000 dan tidak memiliki batas waktu berlaku. Selain itu, semua transaksi cashcard tidak memberlakukan potongan biaya apa pun, termasuk biaya administrasi.

Untuk menjadi pemegang kartu tersebut, katanya, seseorang hanya perlu mendatangi customer service Bank Mayapada yang berlokasi di food junction UPH dan meminta 16 digit nomor virtual account tanpa harus menjadi nasabah Bank Mayapada.

UPH juga akan memperluas kerja sama dengan tenant-tenant yang ada di lingkungan Lippo Karawaci sehingga smartcard dapat juga digunakan secara luas, tidak hanya di lingkungan kampus. Sedangkan PT Visionet sebagai pendukung teknis untuk integrasi sistem cashcard juga tersebar di 28 kota sehingga menjamin kemudahan dan kecepatan pelayanan. [WWH/S-26]


Last modified: 31/1/08