SUARA PEMBARUAN DAILY

Pembunuhan

Dua Lagi Pacar Mahasiswi UI Diburu

[JAKARTA] Dua lagi pacar Anita Rahmat (20), mahasiswi Universitas Indonesia (UI) yang dibunuh dan mayatnya ditemukan di selokan di kawasan Cimanggis, Depok sampai Jumat (1/3), masih diburu tim gabungan Polres Depok dan Polda Metro Jaya.

Kedua pria itu disebut-sebut orang dekat dan satu kampus dengan almarhumah. Mereka adalah Heri (21) dan Adi (20). Keduanya diketahui identitasnya berdasarkan pengembangan penyelidikan petugas di lapangan.

Pasca terungkapnya identitas Anita, putri pasangan H Ahmad Rachmat dan Hj Noerniasih warga Jalan Gang AMD III Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang dikenali keluarganya via media masa, Rabu (30/1), petugas kemudian memeriksa beberapa orang sebagai saksi. "Di antara saksi itu, Adiguna (21) adalah salah satu pacar almarhumah, telah dimintai keterangan di Polres Depok sejak Kamis (31/1) pukul 21.00 WIB sampai Jumat pukul 01.00 WIB," kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imam Pramukarno kepada SP, di Jakarta, Jumat (2/2).

Menurut Kapolres, Adiguna yang juga mahasiswa UI didampingi orang tuanya telah diperiksa secara intensif. Adiguna mengakui sebagai orang dekat Anita, namun dia menyatakan sebagai pacar ketiga.

Keterangan saksi itu terus didalami. Petugas terus mengembangkan penyelidikan berikutnya dengan mencari keterangan saksi secukupnya termasuk mengejar identitas dua nama pria lain yakni, Adi dan Heri yang disinyalir pacar almarhumah. Keterangan mereka diperlukan guna menguak misteri terbunuhnya Anita.

Saksi lain yang dijadwalkan diperiksa Polres Depok mulai Jumat pagi yakni Diana, tante Anita. Diana dikabarkan pernah mengatakan bahwa Anita akan melamar pekerjaan pada sebuah productions house, di Jakarta.

Pengakuan Adiguna kepada penyidik membenarkan Anita berkeinginan melamar kerja itu. Adiguna mengaku heran adanya perubahan diri Anita seperti akan menambah kesibukan selain kuliah.

Rp 6 Juta

Kejanggalan lain yang muncul, yakni sikap Anita ke orang tuanya sebelum peristiwa tragis itu terjadi. Dia sempat mendesak minta uang saku bulanan sekaligus selama tiga bulan atau total Rp 6 juta ke orang tuanya. Biasanya dia mendapat uang saku Rp 2 juta setiap bulan.

Permintaan uang itu dinilai ayahnya, Ahmad Rachmad yang dikenal sebagai pengusaha daging sukses, mengejutkan karena tidak biasanya putrinya minta uang melebihi jatah bulanan. Imam mengungkapkan, orang tua Anita sempat mempertanyakan hal itu. Namun almarhumah menjawab singkat, "Biar sekalian aja."

Ahmad juga sempat mengingatkan Anita untuk tidak memakai mobil Honda Jazz B 778 NT warna silver, namun almarhumah tetap nekat memakai kendaraan orang tuanya yang juga raib bersama dompet dan benda milik korban lainnya diperkirakan disikat oleh pembunuh mahasiswi UI tersebut.

Almarhumah yang dikenal sebagai gadis pendiam dan rendah hati itu pamit kuliah kepada orang tuanya, Senin (28/1) pukul 07.00 WIB. Dia meninggalkan rumah mengendarai mobil Honda Jazz,

Sebagaimana diketahui, warga Depok dikejutkan adanya penemuan mayat seorang wanita yang tergeletak dengan kondisi beberapa luka bagian kepala di selokan Jalan Sumur Bandung RT 04/07, Harjamukti, Cimanggis Depok, Selasa (27/1). Penemuan itu dilaporkan kepada petugas setempat, namun ciri mayat wanita muda tanpa identitas mengenakan baju warna hijau muda dan celana jeans selanjutnya dibawa ke RSCM.

Saat ditemukan, pakaian yang dikenakan korban masih utuh. Namun, tidak ada identitas sama sekali. Mayat wanita itu ditemukan dalam kondisi wajah dilakban serta terdapat luka bekas cekikan atau jeratan di leher dan bekas gigitan di tangan kiri.

Keluarga Anita mengetahui korban aksi pembunuhan sadis itu dari media massa karena foto almarhumah sempat ditunjukan dalam cover berita, Rabu (30/1), akhirnya diketahui bernama Anita Rahmat mahasiswi semester dua Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (FISIP UI). Jenazah Anita diiringi ratusan pelayat dikebumikan di pemakaman umum kampung halaman keluarga besar Ahmad Racmad, di Pandeglang Banten, Kamis (31/1) pagi. [G-5]


Last modified: 1/2/08