SUARA PEMBARUAN DAILY

Perundingan Damai Kenya Ditangguhkan

[NAIROBI] Perundingan untuk penyelesaian konflik Kenya ditangguhkan setelah seorang anggota parlemen tewas ditembak mati oleh polisi. Penembakan itu semakin memanaskan suhu konflik dan menimbulkan aksi pembalasan yang berakibat dua orang meninggal. "Kami menunda pertemuan tetapi akan tetap bertemu besok sehingga para pemimpin bisa berunding dan menyerukan kepada konstituennya," kata mantan Sekjen PBB Kofi Annan, Kamis malam.

Pertemuan pertama antara Presiden Mwai Kibaki, dan pemimpin oposisi Raila Odinga, kembali direncanakan pada Jumat (1/2) ini.

Sementara itu, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Gonzalo Gallegos, Kamis, mengumumkan larangan bepergian bagi warga AS ke Kisumu, dan kota-kota Kenya lainnya. Sejumlah pejabat AS juga dipindahkan ke Nairobi, ibu kota Kenya.

"Warga AS harus menghindari perjalanan ke kota Kisumu, Nakuru, dan Naivasha, dan menunda semua perjalanan yang tidak penting ke kota Nyanza, Western, dan Provinsi Rift Valley," katanya.

Seorang anggota parlemen dari kubu oposisi, David Kimutai Too, ditembak oleh polisi, Kamis malam. Kepala Kepolisian Kenya membenarkan Too ditembak di sebelah barat kota Eldoret. Ia dari kubu oposisi Orange Democratic Movement (ODM).

Tapi polisi menyebut penembakan itu terkait kejahatan yang berhubungan dengan persoalan asmara, bukan politik. "Dia bersama seorang gadis, yang juga polisi. Dia ditembak oleh polisi lainnya, yang diduga merupakan pacar gadis itu," kata dia. Namun pembunuhan sebelumnya, terhadap anggota parlemen dari kubu oposisi Melitus Mugabe Were di Nairobi, Selasa, masih dalam ingatan.

Kabar terbunuhnya David, langsung diikuti dengan aksi protes massa. Polisi menembakkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa yang memblokade jalan, dan menyalakan api. [AFP/B-14]


Last modified: 31/1/08