SUARA PEMBARUAN DAILY

Kabupaten Kepahyang Siap Gelar Festival Melayu Internasional

[BENGKULU] Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahyang, Provinsi Bengkulu siap menggelar Festival Melayu bertaraf Internasional untuk melestarikan seni budaya Melayu, terutama yang ada di Indonesia, khususnya di Provinsi Bengkulu.

Festival dijadwalkan berlangsung pertengah Februari Kepala Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Pemkab Kepahyang, Suhaidir, Senin (27/1) di Bengkulu menuturkan, pihak Pemkab Kepahyang siap menjadi tuan rumah Festival Melayu Internasional jika diminta. Peserta festival terdiri atas lima negara, yakni Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Tahiland dan Indonesia.

"Yang jelas, jika diminta menggelar Festival Melayu Internasional di daerah ini, kami siap. Sebab, melalui festival kita bisa mempromosikan berbagai objek wisata alam yang ada di Kepahyang pada para peserta yang datang dari Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam dan Singapura," ujarnya.

Suhairi menuturkan, dirinya dan sejumlah delegasi dari Sumatra Barat, Jambi dan Sumatra Selatan pada 10 Februari akan berangkat ke Malaysia untuk menghadiri acara Festival Melayu 2008 di Malaka. Dalam pertemuan itu, dia akan menawarkan Pemkab Kepahyang menjadi tuan rumah festival untuk tahun berikut.

Jika disetujui, maka kegiatan itu akan digelar di lokasi objek wisata Bentung PLTA Musi di Desa Suro. Di daerah ini terdapat sejumlah objek wisata alam menarik dan suhu udaranya sejuk, sehingga para peserta merasa nyaman.

Bupati Kepahyang, Bando Amin mengatakan, pihaknya akan mendukung sepenuhnya gagasan Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kepahyang menjadi tuan rumah Festival Melayu Internasional. "Sepanjang program yang dibuatnya baik dan bertujuan untuk memajukan daerah ini tetap kita respons dengan baik," ujarnya. [143]


Last modified: 1/2/08