
Pembalap tim McLaren, Lewis Hamilton bersiap melakukan latihan di Menorca, Spanyol, Senin (28/1). AP/EFE, Alonso
![]()
[PARIS] Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA), Max Mosley meyakini pembalap F-1 Inggris, Lewis Hamilton mampu meraih gelar juara dunia yang lebih banyak ketimbang juara dunia tujuh kali, Michael Schumacher. Hanya saja dia mensyaratkan dua hal yang mesti dilakukan pembalap muda Inggris itu, untuk mewujudkan hal tersebut. Pertama, mesti tampil kencang dalam balapan, dan kedua tak perlu memikirkan persoalan politik yang terjadi di timnya.
'Lewis (Hamilton, Red) punya kesempatan meraih banyak gelar. Apalagi jika ada pembalap yang melakukan kesalahan dramatis. Jika dia mampu membalap selama seperti Michael (Schumacher, Red), dia akan melampaui rekornya," jelas Mosley, Senin (28/1).
Hamilton membuat hal yang spektakuler dalam debutnya di F-1 musim lalu. Dia mampu memenangi empat grand prix, dan hanya terpaut satu poin di klasemen akhir dengan juara dunia 2007, Kimi Raikkonen (Ferrari).
Mosley mengatakan, tekanan pada Hamilton sangat berat saat timnya McLaren terkait skandal pencurian data rahasia milik Ferrari. Tekanan dan politik yang berada di tim itu, bahkan semakin bertambah dengan adanya usulan media, supaya pembalap itu pindah ke tim lain. Beruntung pembalap berkulit hitam itu mampu mengatasi tekanan di timnya, dan bahkan memperpanjang kontrak lima tahun bersama tim Woking dengan bayaran US$ 20 juta atau sekitar Rp 188 miliar per tahun.
"Nasihat saya buat Lewis, sebaiknya dia menabung di bank, dan tak perlu khawatirkan persoalan politik," ujarnya.
Yang Terbaik
Sementara itu, dari markas tim Renault di Enstone, Inggris, pemimpin tim F-1 Flavio Briatore percaya kembalinya Fernando Alonso ke timnya setelah bermasalah di McLaren, adalah hal yang terbaik. Dia yakin pembalap Spanyol itu bakal lebih tangguh dari yang sebelumnya.
Juara dunia 2005 dan 2006 itu bergabung kembali ke Renault pada Desember 2007, dan memutuskan kontrak tiga tahunnya dengan McLaren. Alonso pertama kali bergabung di Renault sebagai pembalap penguji pada 2003 hingga 2006. Satu musim kemudian, dia hengkang ke McLaren. Namun masalah yang menimpanya di tim Inggris itu, membuatnya kembali bergabung dengan tim lamanya tersebut. Dia dikontrak dua musim oleh Renault.
Pada musim 2008 ini, Alonso akan dipasangkan dengan pembalap muda Brasil, Nelson Piquet Jr. Meski Nelsinho, panggilan Piquet merupakan pembalap muda bertalenta, Briatore menegaskan tak akan mengulang tindakan yang dilakukan pemimpin McLaren, Ron Dennis.
Dia akan menetapkan status pembalap nomor satu kepada Alonso. [Rtr/L-9]