[JAKARTA] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan Republik Indonesia dan atas nama seluruh rakyat Indonesia berterima kasih kepada masyarakat internasional yang telah mengambil bagian dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi Nanggroe Aceh Darussalam dan Nias. Presiden pun mengajak untuk terus bekerja sama dalam misi kemanusiaan seperti itu.
Hal itu disampaikan Presiden Yudhoyono pada acara "Indonesia Thanks The World" di Jakarta, Kamis (24/1). Pada acara itu, Presiden didampingi Ny Ani Bambang Yudhoyono, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Menteri/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, dan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso.
Presiden Yudhoyono menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat internasional dalam beberapa bahasa, antara lain Inggris, Belanda, Jerman, Mandarin, dan Jepang.
Ucapan terima kasih kepada masyarakat internasional juga disampaikan Kepala Badan Pelaksana BRR Kuntoro Mangkusubroto. Berkat bantuan komunitas internasional proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh dan Nias berhasil dengan baik. Denyut perekonomian rakyat menuai hasil menggembirakan.
Pada kesempatan itu, Presiden Yudhoyono menegaskan ada beberapa nilai yang bisa dipetik dan menjadi refleksi bersama dari peristiwa tsunami yang melanda Aceh dan Nias pada 26 Desember 2004. Pelajaran yang bisa dipetik adalah bahwa dalam keadaan sulit kita perlu bersatu dan bertindak bersama. Selain itu, dalam keadaan kritis dan darurat, semua orang harus bertindak cepat, tepat, dan menjalankan manajemen krisis secara langsung di lapangan. [A-21]