
Film: In The Land of Woman
Sutradara: Jonathan Kasdan
Pemain: Adam Brody, Meg Ryan, Kirsten Stewart, Olympia Dukakis, dan Elena Anaya
Skenario: Jonathan Kasdan
Genre: Drama Komedi Roman/ Percintaan
Produksi : Castle Rock Entertainment
Penonton tidak perlu berpikir ekstra keras untuk menyaksikan film In The Land of Woman. Aktris Meg Ryan dan aktor Adam Brody akan menggiring penonton masuk ke dalam alur cerita.
n The Land of Woman sebuah film karya Jonathan Kasdan. Film ini adalah bukti pertama Kasdan junior untuk mengikuti jejak sang ayah, Lawrence Kasdan yang sukses lewat film The Bodyguard. Keseriusan Jonathan itu pun terlihat ketika ia juga menulis cerita untuk film ini.
Film In The Land of Woman mengisahkan pertemuan cinta pasangan yang berbeda usia dengan latar belakang yang berbeda. Mereka bertemu karena sama-sama mengalami keterpurukan dalam hidupnya.
Alkisah, Carter Webb (Adam Brody) menemukan cintanya pada Sophia (Elena Anaya), seorang model yang penuh pesona. Sementara Webb adalah seorang penulis cerita untuk film porno. Mereka sempat menjalin asmara, hingga sesaat kemudian Webb dicampakkan.
Peristiwa ini ternyata sangat melukai hati Webb. Ia putus asa dan coba menenangkan diri dengan tinggal di rumah neneknya Phylis. Selain itu, kepindahan Webb sekaligus untuk menjaga Phylis yang sakit-sakitan karena faktor usia.
Dari sang nenek, Webb mendapatkan pandangan lain tentang kehidupan. Phylis yang mengaku tahu kapan meninggalnya, memberikan inspirasi untuk Webb untuk meneruskan semangat hidupnya.
Keseharian Webb di rumah sang nenek berjalan baik, hingga pertemuan dengan Sarah Hardwicke (Meg Ryan). Sarah adalah tetangga Phyils yang memiliki dua anak gadis, Paige (Makenzie Vega) dan Lucy (Kirsten Steward). Alih-alih menghindari percintaan, ia justru menemukan wanita yang mampu mengisi kekosongannya.
Sebenarnya Sarah memiliki masalah yang tidak jauh berbeda dengan Webb. Suaminya mengaku selingkuh, sementara ia harus berjuang melawan kanker payudara yang menggerogotinya. Dari persamaan inilah yang kemudian menjadikan keduanya bisa saling mengisi. Konflik pun semakin berkembang ketika kedua anak Sarah juga mencuri perhatian dari Webb.
In The Land of Woman, sebenarnya ingin mengisahkan seseorang yang berjuang untuk hidupnya. Cinta menjadi bagian yang penting dalam untuk masalah itu. Namun cerita yang ditulis oleh Jonathan Kasdan sangat ringan, sehingga tidak terkesan apa yang diinginkannya.

Di sisi lain, kisah yang sederhana bisa jadi senjata untuk menunjukkan keunggulan film ini. Penonton tanpa terasa akan terbuai dengan alur cerita. Apalagi kehadiran Meg Ryan dan Adam Brody mampu membawakan emosi cerita dengan baik.
Penampilan Meg Ryan dan Adam Brodydalam film ini memang tidak perlu menampilkan kemampuan maksimal. Cerita yang dikemas oleh Jonathan memang tidak terlalu membutuhkan pengembangan karakter yang berlebihan.
Meg Ryan sebenarnya cukup berpengalaman untuk cerita-cerita komedi romantis. Ia pernah bermain dalam You've Got Mail dan Sleepless in Seattle. Kemampuan akting Meg Ryan dalam film-film itu mampu membuat penonton tersihir. Hal inilah yang kurang dimaksimalkan oleh Jonathan Kasdan dalam In the Land of Woman.
"Ketika saya menyelesaikan skenario film ini saya langsung mendapat inspirasi bahwa aktris yang paling cocok memerankan tokoh Sarah adalah Meg Ryan. Saya selalu tertarik dengan akting-akting Meg Ryan dalam film-film sebelumnya," ujar Jonathan Kasdan.
Nuansa komedi yang bisa dimaksimalkan terasa kurang dalam film ini. Asmara ABG dari dua anak Sarah kepada Webb sebenarnya bisa mencuatkan gelitik tawa yang lebih menggigit. Adam Brody yang memerankan Webb sebenarnya bisa diandalkan untuk hal itu. Kemampuannya pernah terlihat dalam Thank You For Smoking. Kualitas Adam juga diakui oleh Jonathan Kasdan.
"Saya butuh waktu lima bulan untuk mencari aktor yang pas memerankan Webb. Diantara pilihan yang ada, seperti Tom Hanks dan Cary Grant saya akhirnya memutuskan Adam Brody," ujarnya.
Mungkin bagi Jonathan Kasdan film ini adalah film pertamanya ketika ia memegang posisi penting. Sebelumnya Jonathan lebih dikenal sebagai aktor. Ia pernah bermain dalam Dreamcatcher (2003) dan serial Dawson's Creek. Namun dalam film ini, Jonathan sebenarnya mendapat dukungan penuh dari ayahnya, Lawrence Kasdan. Lawrence dalam film ini bertindak sebagai produser pelaksana.
In The land of Women mungkin memiliki keunggulan berbeda dari film-film film komedi romantis lainnya. Dengan menawarkan kehangatan hubungan antar manusia yang murni, film ini cukup menghibur dan dapat membuat penonton merasakan sesuatu. [SP/Kurniadi]