
[SEOUL] Unggulan kedua ganda campuran, Nova Widianto/Liliyana Natsir gagal membalas kekalahan dari pasangan muda Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung. Pekan lalu, di Malaysia Terbuka, mereka takluk di tangan ganda muda Korea itu. Pada putaran pertama Korea Terbuka Super Series di Seoul, Rabu (23/1), juara dunia itu kembali gagal dalam pertandingan tiga set 21-16, 12-21, 14-21.
"Mereka berbeda dengan pemain-pemain Korea yang lain, tidak asal keras," ujar Nova kepada Antara. "Tapi seharusnya tadi kita bisa menang. Banyak dicurangi, untung wasitnya bagus," tambah Nova yang mengaku agak terpengaruh oleh keputusan hakim garis yang tidak sesuai.
Pekan lalu di Malaysia, ganda Korea itu menang dua set langsung 21-19, 23-21 sekaligus menyingkirkan pasangan nomor dua dunia tersebut di perempat final. Pertemuan tersebut merupakan pertandingan pertama bagi pasangan yang menutup tahun 2007 dengan memenangi dua turnamen Super Series terakhir, Tiongkok dan Hong Kong Terbuka.
Kegagalan juga dialami Adriyanti Firdasari. Ia harus mengakui keunggulan lawannya asal Jepang Yu Hirayama dengan 21-11, 12-21, 15-21.
Di pertandingan lainnya, pasangan Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto berpeluang membalas kekalahan di Malaysia Terbuka pekan lalu, saat mereka kembali bertemu dengan Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari di putaran kedua Korea Terbuka.
Ganda putra peringkat sembilan dunia itu maju ke babak 16 besar turnamen Super Series kedua itu setelah memenangi pertandingan putaran pertama melawan Sudket Prapakamol/ Phattapol Ngensrisuk dari Thailand 21-14, 21-17, sedangkan pasangan Malaysia yang mengalahkan mereka di putaran pertama Malaysia Super Series itu maju ke putaran kedua dengan kemenangan atas ganda Rusia Vitalij Durkin/Alexandr Nikolaenko 21-5, 21-13. "Kami sudah dua kali kalah dari mereka, di Taiwan terbuka 2007 dan di Malaysia pekan lalu, mudah-mudahan besok bisa menang," ujar Alvent yang dihubungi usai pertandingan.
Selain Luluk/Alvent, dua ganda putra Pelatnas lainnya, unggulan pertama Markis Kido/Hendra Setiawan dan Hendra AG/Joko Riyadi juga lolos ke 16 besar turnamen Super Series berhadiah US$ 300.000 tersebut.
Markis/Hendra mengalahkan Robert Adcock/Robin Middleton dari Inggris 21-19, 21-10 sedangkan Hendra AG/Joko menyisihkan unggulan ketujuh dari Tiongkok Xie Zhongbo/Guo Zhendong 20-22, 21-10, 21-17.
Kedua pasangan Pelatnas itu berpeluang bertemu di perempat final jika berhasil menyingkirkan lawan-lawan mereka di putaran kedua. Markis/Hendra bertemu Lars Paaske/Jonas Rasmussen dari Denmark, sedang Hendra/Joko jumpa Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu. [AMT/W-11]