SUARA PEMBARUAN DAILY

Harga Pakan Ayam Naik, Peternak Terancam

[MALANG] Sesudah harga sembako, termasuk minyak goreng dan minyak tanah naik, kini harga pakan unggas (konsentrat) jenis ayam potong ikut naik. Jika pada awal hingga menjelang pertengahan Januari masih sekitar Rp 3.600 per kilogram (kg), menjelang akhir bulan sudah naik menjadi Rp 4.100 per kg.

"Kenaikan Rp 500 per kg bagi peternak sangat memberatkan. Teman-teman (peternak lainnya) di Kota Batu juga teriak-teriak dan bisa tutup usaha," kata Hendra Wijaya (48) peternak ayam potong di kandang peternakan miliknya di kawasan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (23/1).

Pemilik 80.000 ternak ayam potong ini mengaku kelimpungan karena biaya untuk pakan ternak mencapai tidak kurang dari 75 persen dan sisanya yang 25 persen biaya operasional. Hendra terpaksa menaikkan harga jual ayam potongnya dari rata-rata Rp 12.500 per kg menjadi Rp 15.500 per kg. Harga baru itu mendorong pedagang di pasar umum menaikkan harga ayam potong di tingkat eceran dari Rp 17.000 per kg menjadi Rp 20.000 per kg.

Pengakuan yang sama juga diungkapkan Oei Sandjaja (55), peternak ayam petelur di Kecamatan Kota, Kota Batu. Ia yang memiliki sekitar 50.000 ayam petelur mengaku kelimpungan setelah harga pakan konsentrat naik cukup tajam dalam satu dua pekan terakhir.

"Kita bisa bangkrut jika harga telur tidak kita naikkan sebagai langkah pengamanan untuk kelanjutan usaha," katanya.

Harga (kulakan) telur yang semula berkisar Rp 7.250 per kg kini menjadi Rp 8.000 per kg. Otomatis harga eceran pun menyesuaikan ditambah ongkos transportasi dan buruh angkut. [070]


Last modified: 24/1/08