SUARA PEMBARUAN DAILY

Dampak Lumpur Lapindo, Muncul Semburan Liar Ke-77

[SIDOARJO] Semburan liar (bubble) terus bermunculan mewarnai semburan utama lumpur panas bercampur gas Lapindo. Bubble ke-77 muncul di saluran irigasi, berdekatan dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (23/1).

Dibanding semburan liar sebelumnya, bubble yang muncul Rabu kemarin kandungan gas yang mudah terbakar dinilai cukup tinggi, yakni 62 persen. Sedangkan semburan liar sebelumnya tingkat kebakaran pada semburan yang muncul rendah.

Petugas Fergaco Indonesia, perusahaan yang dipercaya memantau gas di sekitar semburan lumpur, Dodi Ermawan, setelah melakukan pemeriksaan di sekitar semburan liar mengatakan, karena tingkat kebakarannya cukup tinggi, maka pihaknya memberi papan peringatan dan garis yang tidak boleh dilintasi warga.

"Guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan kami memberi tanda peringatan tersebut ," katanya.

Beberapa warga sempat menyalakan korek api di sekitar semburan liar. Begitu korek dinyalakan, air bercampur gas yang muncrat, dengan cepat menyambarnya.

Petugas SPBU di desa tersebut, Mulyono menyatakan khawatir dengan kemunculan bubble. Semburan mengandung gas yang mudah terbakar, dikhawatirkan merembet di sekitar tangki di SPBU, yang bisa menimbulkan kebakaran, katanya.

Penurunan Tanah

Semburan liar merupakan dampak dari terjadinya penurunan tanah di sekitar pusat semburan. Penurunan tersebut kemudian menekan lapisan batu-batuan di perut bumi, yang berdampak pada keluarnya air dari rongga-rongga perut bumi. Di antarnya ke luar dari sumur bor yang dimiliki warga.

Sebelum semburan liar ke-77 terjadi, bubble muncul di berbagai tempat dan sebagian besar ke luar dari sumur bor milik penduduk. Munculnya semburan liar selalu mendapat perhatian dari masyarakat yang ingin melihat langsung. [080]


Last modified: 24/1/08