SUARA PEMBARUAN DAILY

Mitos "Babi Ngepet" Difilmkan

sp/Ignatius liliek

Para pendukung film "Skandal Cinta Babi Ngepet" dari kiri ke kanan, Athur Tobing, sutradara KK Dheeraj, Ratu Felisha dan Ferry Fernandez, pada syukuran selesainya film di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (21/1).

Genre film horor masih belum sepi. Setelah meluncurkan film Genderuwo, rumah produksi K2K Production akan memproduksi film Skandal Cinta Babi Ngepet. Film bergenre horor ini dibintangi Ratu Felisha, Ferry Fernandez, dan Olga Syahputra.

Meski Genderuwo belum maksimal memikat hati penonton, produser film ini berjanji memberikan sesuatu yang lebih. Produser sekaligus sutradara film Skandal Cinta Babi Ngepet KK Dheeraj menyebutkan, pihaknya lebih berhati-hati dalam membuat film tersebut, seperti dalam memilih aktris dan aktor.

"Ratu Felisha adalah aktris yang cocok untuk film ini," ujar KK Dheeraj yang menggabungkan legenda babi ngepet dengan kisah percintaan.

Felisha sebelumnya pernah bermain dalam Seventeen, Buruan Cium Gue, dan Kuntilanak. Dalam film ini dia harus tampil maksimal, termasuk adegan diperkosa oleh makhluk jadi-jadian, dan beberapa adegan yang sedikit buka-bukaan.

"Adegan diperkosa itu bukan seperti layaknya antarmanusia. Saya harus membayangkan seakan-akan saya diperkosa oleh hewan jadi-jadian. Itu yang susah," ujar Felisha yang mengaku menjalani semua adegan tanpa menggunakan stuntman.

Selain beradegan semacam itu, dia juga harus menari striptease dan beberapa adegan yang mampu membuat kaum lelaki jadi gerah. Bahkan untuk menampilkan adegan tari erotis yang baik, Felisha mengaku harus belajar pada seseorang.

"Saya bekerja profesional saja, tidak terlalu memikirkan apakah nanti akan timbul imej yang tidak-tidak di masyarakat. Tapi saya tidak mau disebut sebagai aktris yang hanya mengandalkan buka-bukaan," ujarnya.

Skandal Cinta Babi Ngepet berkisah tentang Putri (Ratu Felisha), siswi SMA yang diselamatkan oleh Ridho (Ferry Fernandez) dalam sebuah kecelakaan. Ridho adalah tukang ojek yang kebetulan berada di dekat lokasi kecelakaan. Putri yang angkuh dan sombong ternyata jatuh hati pada Ridho, hingga keduanya menikah. Namun pernikahan mereka tidak berjalan harmonis.

Kesulitan hidup membawa mereka dalam pertengkaran rumah tangga. Solusi yang diambil pasangan itu untuk memperbaiki kondisi ekonominya adalah menggunakan kekuatan magis, babi ngepet.

KK Dheraaj yang menjadi sutradara pada film ini menyebutkan, cerita tentang babi ngepet adalah cerita yang sangat dikenal masyarakat Indonesia, sehingga kedekatan cerita dengan masyarakat ini dianggap bisa menjadi salah satu daya jual film tersebut. [K-11]


Last modified: 24/1/08