SUARA PEMBARUAN DAILY

"NBC" Kembangkan Sayap di India

[NEW DELHI] NBC Universal Inc menandatangani perjanjian investasi sejumlah US$ 150 juta di New Delhi Television (NDTV) Ltd, Selasa (22/1) di New Delhi, India. Dengan investasi tersebut, perusahaan itu menguasai 26 persen saham NDTV.

Pembelian saham tersebut, sekaligus sebagai langkah mengembangkan sayap bisnis pertelevisian NBC di salah satu pasar media, yang sedang berkembang pesat dewasa ini. NBC adalah perusahaan yang dimiliki General Electric Co. Sedangkan NDTV adalah jaringan televisi yang menyiarkan acara-acara hiburan dan gaya hidup, digital media, dan bisnis lainnya.

Saham yang dibeli oleh NBC tidak termasuk tiga jaringan berita yang masih dikuasai oleh NDTV di India. "Tujuan strategis yang utama, termasuk menumbuhkan bisnis kita di luar Amerika Serikat, khususnya di India," tegas Jeff Zucker, Presiden dan CEO NBC kepada wartawan.

"India adalah salah satu pasar yang penting di dunia. Saya pikir, ini akan menjadi penting dalam beberapa bulan dan tahun mendatang," katanya.

NBC sebenarnya memiliki pilihan lain untuk meningkatkan jumlah sahamnya di NDTV Networks menjadi 50 persen dalam waktu dua tahun. Namun, kesepakatan ini harus mendapat persetujuan dari kedua pihak, tulis salah satu butir kesepaka NBC dan NDTV.

Keinginan disetujuinya penguasaan saham lebih besar lagi adalah sejalan dengan kebijakan NBC, yang berkeinginan meningkatkan atau menggandakan operasi perusahaannya di tingkat internasional dalam waktu tiga tahun. Pengembangan operasional di pasar internasional pernah dilontarkan oleh Zucker pada bulan April tahun 2007 lalu.

Jadi, menurut Zucker, kerja sama dengan NDTV adalah langkah yang tepat. Di sisi lain, dia mengingatkan bahwa kerja samanya dengan NDTV tidak akan mempengaruhi hubungan NBC dengan Television Eighteen India (TV18) Ltd, yang jauh sebelumnya sudah menjalin ikatan kerja dengan CNBC, yang pada dasarnya dimiliki oleh NBC. Kerja sama CNBC-TV18 dalam bentuk pengelolaan saluran berita-berita bisnis di India.

"Media dan industri hiburan di India diperkirakan akan bertumbuh menjadi dua kali lipat, yaitu dari 437 miliar rupee (US$ 11,1 miliar) menjadi 1 triliun rupee tahun 2011. Jadi, pertumbuhan per tahun diperkirakan mencapai 18 pesen," ungkap analis pada Religare Securities Ltd. [WSJ/E-4]


Last modified: 23/1/08