SUARA PEMBARUAN DAILY

Sekilas

Bertanam Asparagus

Para petani di kaki Gunung Slamet, di kawasan Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kini tengah demam bertanam asparagus. Tanaman yang digunakan untuk bahan baku sop ini harganya di tingkat petani Rp 14.000 per kilogram (kg).

"Rebung asparagus diekspor ke berbagai negara yang membutuhkan, terutama ke Timur Tengah, yang membutuhkan asparagus satu ton per hari," kata Petani Asparagus, Guraysh Assegaf, di Tegal, pekan lalu.

Petani yang menanam asparagus di Tegal ini, hanya petani yang memiliki modal yang cukup besar dan lahan sendiri karena masa panennya satu tahun. Asparagus bisa ditanam setiap saat, dan bertahan sampai 10 tahun. Dengan lahan satu hektare, setelah tanaman berusia satu tahun petani bisa menghasilkan asparagus 50 kg sehari atau Rp 7 juta per hari. [WMO/M-11]

Pengurus Mapalus Maesa Dikukuhkan

Pengurus baru perkumpulan sosial Mapalus Maesa Semarang, yang merupakan paguyuban masyarakat Minahasa atau Manado di perantauan atau Kawanua yang bermukim di Semarang, Sabtu (19/1), dilantik. Pelantikan untuk masa 2007-2011 dilakukan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip, dalam perayaan Natal, Kunci Taon (Tutup Tahun) 2007, di Semarang.

Ketua Umum Mapalus Maesa Semarang, Onny Johny Wowiling, mengatakan, kepengurusan baru ter-diri 34 orang yang merupakan hasil pemilihan pada 18 Oktober 2007. Sebagai perkumpulan sosial, Mapalus Maesa akan memfokuskan diri pada kegiatan sosial, dengan membantu keluarga Kawanua di Semarang yang kondisi ekonominya kurang beruntung. [142]

Gempa 6,3 SR Guncang Sulut

Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,3 skala ricther (SR) menguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut), sekitar pukul 04.26 Wita, Senin (21/1) dini hari. Pusat gempa berada pada 2,42 Lintang Utara dan 126,88 Bujur Timur sekitar 216 kilometer (km) Timur Laut Kota Bitung.

Kepala Badan Metreologi dan Geofisika Sulut, Soebarjo kepada SP Senin pagi mengatakan kedalaman gempa sekitar 67 km dari permukaan laut. Namun, hingga Senin siang tidak ada laporan terjadi kerusakan dan korban jiwa serta tsunami. "Masyarakat diminta tetap waspada karena ini gejala alam harus tetap diwaspadai terus menerus. Sebab Sulut dan sekitarnya masuk daerah rawan gempa", ujarnya. [136]

Ditahan, 21 Imigran Gelap

Selama tahun 2007 sebanyak 21 orang imigran gelap ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Belawan, Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Badan Informasi dan Komunikasi (Infokom) Sumut, H Eddy Syofian mengatakan dari 21 orang imigran gelap yang ditahan tersebut 14 berasal dari Myanmar, 1 orang Thailand, 1 orang Nepal, 1 Pakistan dan 4 orang Bangladesh. "Keberadaan imigran gelap berpotensi menganggu keamanan dan kepentingan nasional. Untuk itu diperlukan upaya untuk menanganinya secara terpadu dan tepat sasaran,'' katanya dalam rapat koordinasi dalam rangka sosialisasi penanganan imigran gelap di Medan, Sabtu (19/1).

Eddy menjelaskan, bentuk upaya-upaya tersebut, dalam waktu dekat akan dilangsungkan sosialisasi di tingkat kecamatan dan desa oleh tim terpadu. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi arus migrasi gelap. [151]

Kebakaran di Bandung

Petugas berusaha memadamkan api yang menghanguskan sedikitnya lima rumah dan sebuah masjid di RT 03/RW 04, Kelurahan Balong Gede, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (19/1) siang. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta. SP/Adi Marsiela


Last modified: 21/1/08