[JAKARTA] Identitas jenazah perempuan korban mutilasi belum diketahui. Namun, hasil pemeriksaan Tim Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Minggu (20/1), menunjukkan, potongan kepala yang ditemukan di Kali Kresek, Minggu (20/1), cocok dengan potongan tubuh perempuan korban mutilasi yang ditemukan di Hotel Bulan Mas, Jakarta, Kamis (17/1).
Menurut dokter forensik yang memeriksa, dr Abdul Mun'im Idris, sekalipun potongan kepala itu sudah rusak, namun dia memastikan, kepala tersebut milik jenazah perempuan itu. Korban teridentifikasi sebagai perempuan berusia 21 tahun. Korban juga sedang hamil empat bulan. Ciri-ciri fisik lainnya, bekas luka knalpot di betis kanan, dan tahi lalat di telinga kiri.
Hingga Senin (21/1) pagi, pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui identitas korban mutilasi tersebut, termasuk menunggu adanya keluarga yang mengenali potongan kepala yang ditemukan. Pihak kepolisian juga masih mengusut pelaku dari ciri-ciri hasil informasi petugas hotel yakni pelaku bertubuh besar.
"Pertimbangan belum diketemukan keluarga korban, karena kondisi kepala perempuan itu tidak meninggalkan identitas lengkap. Apalagi rambutnya sudah mengelupas. Sedangkan pelaku hanya meninggalkan ciri bertubuh besar saat menginap di hotel, tidak meninggalkan identitas, sehingga menyulitkan penelusuran di lapangan," tutur Kasat Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Utara Kompol Roma Hutajulu kepada SP, Senin (21/1) pagi.
Sebelumnya, Tasman, karyawan Hotel Bulan Mas yang ikut memeriksa jenazah mengatakan, ciri fisik jenazah sesuai dengan perempuan yang dikenalnya sebagai tamu hotelnya beberapa waktu lalu. "Dia baru sekali menginap di hotel," ujarnya.
Sementara itu, Roma Hutajulu melanjutkan, pelaku mutilasi ini sangat profesional. Pelaku dengan rapi memotong kepala korban. Potongan kepala dibuang ke sungai yang bermuara ke laut. "Jika kepala itu tidak menyangkut ke tumpukan sampah, maka akan langsung ke laut. Kita pun akan kehilangan jejak," jelasnya.
Sementara itu, sejumlah keluarga yang merasa kehilangan puterinya juga mendatangi RSCM sepanjang Sabtu hingga Minggu (20/1). Seperti Rokayah Nunung (36) yang datang ke Jakarta dari Tasikmalaya. Puterinya, Nurjanah (17) hilang sejak beberapa hari lalu. Rokayah sempat kaget, karena menemukan kesamaan ciri fisik antara anaknya dengan korban, yaitu tahi lalat dan bekas luka knalpot. Namun, setelah pemeriksaan, dia menemukan tempat bekas luka knalpot dan tahi lalat korban berbeda dengan anaknya.
"Tahi lalat anak saya ada di punggung. Bekas luka knalpotnya ada di betis kiri," katanya. Sekalipun cukup lega mengetahui hasil pemeriksaan, Rokayah tetap prihatin dengan nasib korban. Sementara itu, untuk keperluan penyidikan selanjutnya, dokter sudah mengambil contoh darah korban dan janinnya.
Ditemukan Membusuk
Potongan kepala perempuan korban mutilasi ditemukan di tumpukan sampah pintu air Kali Kresek, Jalan Raya Cilincing, tepat di samping Pos Polisi Koja, Jakarta Utara, Minggu (20/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Potongan kepala itu pertama kali ditemukan Dedi Hermawan (35), operator alat berat ekskavator saat sedang mengangkat tumpukan sampah di Kali Kresek. Tiba-tiba dia melihat potongan kepala manusia mengambang. "Saya lihat kepala manusia tidak memiliki rambut mengambang di sekitar tumpukan sampah. Kepala itu terlihat seperti boneka, karena tidak memiliki rambut. Matanya melotot, bibir tebal, dan lidah menjulur," jelas Dedi yang sehari-hari bekerja di lokasi itu.
Karena kaget, dia segera mematikan mesin ekskavator dan melaporkan penemuan itu ke pos polisi yang kebetulan bersebelahan dengan lokasi kerjanya. Polisi datang dan mengumpulkan sejumlah barang bukti seperti potongan kepala yang mulai membusuk, segumpal rambut, serta tas berwarna merah. Untuk memastikan identitas korban, polisi menghadirkan kasir Hotel Bulan Mas, Tasman, yang bertugas pada Kamis malam saat korban memesan kamar bersama teman prianya.
Tasman menjelaskan, wajah potongan kepala itu mirip perempuan yang dilihatnya saat memasuki hotel. Hal itu terlihat dari bentuk wajahnya yang lebar dan bibir korban yang agak tebal. Untuk lebih memastikan, potongan kepala itu dibawa ke RSCM untuk divisum. "Dari hasil visum, potongan kepala yang mulai membusuk itu memang bagian tubuh dari jenazah perempuan hamil yang ditemukan di Koja, Jakarta Utara, Jumat lalu," kata Mun'im. [ATW/HTS/G-5]