
[KUALA LUMPUR] Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi berjanji mengurangi angka kemiskinan di kalangan etnis India di Malaysia. Ia mengakui kemiskinan bukan hanya dialami etnis India tetapi semua ras termasuk Melayu dan Tionghoa. "Kami akan menghapuskan kemiskinan di semua ras pada 2010," janji Badawi di hadapan 10.000 warga etnis India yang hadir di acara yang digelar oleh Kongres India Malaysia (MIC), Minggu (20/1). MIC partai terbesar ketiga dalam koalisi Front Nasional yang mengusung Pemerintahan Badawi.
Untuk mewujudkan janjinya Badawi segera membentuk sebuah panel yang akan menjabarkan langkah-langkah pengurangan kemiskinan. "Kami akan berusaha agar tidak satu ras pun ketinggalan. Ini janji saya. Kita menginginkan setiap orang sukses," tegas Badawi.
Pada kesempatan itu, Badawi mengumumkan libur nasional pada hari besar umat Hindhu yakni festival Thaipusam. Sebelumnya libur hanya diberlakukan di beberapa negara bagian saja.
Etnis India mencakup delapan persen dari 27 juta penduduk Malaysia di samping Melayu dan Tionghoa. Mereka mengklaim MIC banyak korupsi dan tak berbuat banyak untuk memperjuangkan kehidupan masyarakat India. "Kami tidak percaya MIC. Karena itu, walaupun PM (Badawi) berjanji membantu, tetapi kami akan menunggu dan melihat," komentar seorang sopir taksi, Muthu Kumar (41 tahun).
Merasa dianaktirikan dalam kehidupan sosial dan politik, sekitar 20.000 warga India melancarkan protes besar-besaran pada 25 November 2007. Mereka mengeluh banyak rumah ibadah Hindhu di Malaysia dilecehkan dan dirusak tanpa ada tindakan hukum yang sepadan terhadap pelaku-pelakunya. [AP/Y-2]