![]()
Foto-foto: SP/Ignatius Liliek
Sejumlah karya origami berbentuk burung yang dihasilkan oleh para peserta workshop di Japan Foundation, Jakarta, Rabu (16/1).
umpukan kertas bekas bukan berarti sampah dan harus dibuang. Kertas-kertas bekas itu masih bisa dimanfaatkan dan menjadi karya seni indah. Dengan keterampilan seni origami, kertas-kertas itu dapat menjelma dalam berbagai bentuk. Mulai dari hewan, tumbuhan, hingga permainan tradisional bisa dibuat dengan teknik origami.
Keterampilan dibantu daya imajinasi dapat menghasilkan bermacam-macam bentuk origami. Hanya dengan selembar kertas saja sudah dapat membuat satu bentuk. Bahkan hasilnya bisa menjadi pajangan yang menarik.
Origami yang asal katanya, yaitu oru dan kami, kemudian dikonjugasikan dalam bahasa Jepang. Ori (dari kata oru) adalah melipat, dan Gami (dari kata kami), yang berarti kertas, sehingga artinya menjadi seni melipat kertas. Saat ini, kesenian tersebut sudah berkembang ke berbagai negara.
"Origami dapat dibuat dengan menggunakan kertas bekas, kertas koran, bahkan dengan secuil kertas. Daripada kertas dibuang percuma, lebih baik dibuat origami. Manfaat lain dari origami adalah untuk melatih daya ingat," ujar instruktur workshop origami Retno Arumsari Widhaninggar yang diadakan Japan Foundation baru-baru ini.
Origami berkembang setelah kertas ditemukan di era Dinasti Han Timur, Tiongkok oleh Cai Lun. Dalam perkembangannya, origami lebih banyak dikenal dan tersebar luas di Jepang. Seni tradisional origami Jepang telah dipraktikkan sejak jaman Edo (1603-1867).
Tujuannya adalah membentuk sesuatu dengan lipatan geometris dengan model lipatan yang disukai tanpa menggunting atau pun tanpa menggunakan lem.
Keterampilan origami lebih banyak diajarkan di tingkat Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar. Tetapi, tantangan membuat origami berkembang ke bentuk-bentuk yang lebih rumit, sehingga lebih banyak dikerjakan orang yang profesional.
Dalam proses pengerjaan, origami dapat dibuat dengan beberapa lipatan, tetapi dapat dikombinasikan dengan berbagai cara untuk membuat bentuk yang lebih rumit dan detail. Secara umum, desain dibentuk dengan kertas persegi yang salah satu sisinya berwarna.
Dalam membuat origami, Arum menyarankan menggunakan jenis kertas lipat yang tidak licin. Di Jepang, kertas yang digunakan untuk membuat origami dinamakan washi. Kertas tersebut dibuat dengan metode tradisional Jepang. Teksturnya agak berbeda dengan kertas jenis lain karena lebih tipis, tetapi kuat dan tahan lama.
Ada penyesuaian kertas yang harus dilakukan dalam membuat origami, terutama dalam hal warna dan corak. Misalnya, untuk membuat bentuk bunga, sebaiknya menggunakan kertas satu warna. Sementara, untuk membuat burung bisa memilih warna dan corak. Meski demikian, pada dasarnya, origami memberi kebebasan berekspresi dalam penggunaan warna.

Sejumlah peserta mengikuti workshop origami di Japan Foundation, Jakarta, Rabu (16/1). Origami adalah sebuah seni keterampilan melipat kertas yang dapat dibentuk menyerupai hewan atau tumbuhan.
Ketekunan dan Kejelian
Origami dibuat dari kertas persegi, tetapi ada juga beberapa bentuk yang dibuat dengan kertas persegi panjang. Satu bentuk origami hanya dibuat dengan satu lembar kertas, kecuali jika ingin membuat bentuk sejenis kusudama (gabungan beberapa bagian bentuk yang sama sehingga berbentuk seperti bola).
Dalam workshop origami yang diikuti 21 orang itu, peserta diajarkan membuat enam bentuk, yaitu bangun, bunga, burung, ayam, dan dua jenis kusudama. Setiap bentuk yang diajarkan memiliki kesulitan tersendiri.
"Paling sulit waktu membuat origami bentuk ayam. Ada banyak lipatan, terutama waktu membuat kepalanya. Kalau dari awal sudah ada kesalahan melipat maka hasilnya akan kurang bagus," kata Christine (22), salah satu peserta workshop origami.
Origami dapat dipelajari secara otodidak. Untuk menjadi seorang dibutuhkan ketekunan, kejelian, dan telaten.
Menurut Arum yang mempelajari origami secara otodidak, selain ketekunan dan kejelian, origami juga harus dibuat dengan menggunakan perasaan dan juga imajinasi. Kertas yang digunakan harus diperlakukan dengan baik , karena menentukan langkah selanjutnya. Daya ingat juga sangat berperan ketika membuat origami untuk yang rumit dengan banyak lipatan seperti onta dan kusudama.
Origami adalah keterampilan yang dapat dilakukan semua orang. Banyak manfaat yang dapat diambil ketika orang berhasil membuat suatu origami. Banyak juga yang menjadikan kumpulan origami sebagai pajangan yang menarik. Hal penting lain adalah membuat origami, berarti Anda menghargai kertas. [DMP/N-4]