SUARA PEMBARUAN DAILY

Sekilas

SP/Charles Ulag

Maret, Bank Syariah BRI Diluncurkan

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akan menuntaskan proses spin off unit usaha syariah (UUS) menjadi Bank Syariah BRI pada Maret 2008. Sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), BRI telah menyuntikan modal sebesar Rp 500 miliar untuk bank umum syariah itu, pada akhir 2007.

Direktur Utama BRI, Sofyan Baasir mengemukakan, aset bank syariah tersebut diproyeksikan dapat bertambah hingga Rp 2 triliun pada akhir 2008 dengan pembiayaan baru yang disalurkan mencapai Rp 1,5 triliun hingga Rp 1,6 triliun. "Bank Syariah BRI akan fokus pada pembiayaan UMKM seperti induk. Ekspansi pembiayaan ke korporasi mungkin baru dilakukan dua tahun lagi," kata Sofyan, disela-sela acara Festival Ekonomi Syariah (FSE). Mengawali pendirian Bank Syariah BRI, pihaknya meluncurkan produk tabungan BritAma Syariah, Minggu (20/1). Dengan produk tersebut, dana pihak ketiga (DPK) yang telah dihimpun BRI secara syariah ditargetkan bertumbuh hingga 50 persen tahun ini. [J-9]

Tak Perlu Takut DMO Batu Bara

Penolakan rencana pemerintah untuk mengatur ketentuan kewajiban pasok dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) batu bara ditanggapi dengan beragam reaksi. Menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Lutfi, penolakan tersebut bukanlah masalah. "Menurut saya, enggak ada DMO itu pun enggak masalah. Yang jadi masalah kalau harga DMO itu tidak mengikuti harga pasar internasional. Dan trend-nya kan industri kita membeli dengan harga internasional. Yang membedakan itu hanya biaya shipping-nya saja," tuturnya akhir pekan lalu.

Ia melanjutkan, batu bara sebenarnya berbeda dengan gas yang sistemnya suplai jangka panjang di awal. Kalau batu bara, paling-paling forward market-nya hanya setahun. Jadi memang, sifat komoditasnya agak berbeda. Kalaupun rencana DMO batu bara jadi, menurut Lutfi, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Pasalnya, melakukan itu bukanlah sesuatu yang sulit. Menurut Menteri Perindustrian, Fahmi Idris, penolakan DMO batu bara belum menghasilkan keputusan final. Meski begitu, ia berpendapat, pemerintah harus berkaca pada situasi yang dialami Indonesia dengan gas alam. "Ketika kita berkelimpahan gas, kadang-kadang tidak terpikir DMO kan? DMO terpikir ketika kita lagi paceklik," urai Fahmi. [D-10]

SP/Alex Suban

Bisnis Properti Diperkirakan Menurun

Proyek properti di kawasan Tanah Abang, Jakarta, menambah padatnya, hutan beton di pusat Kota Jakarta, akhir pekan lalu. Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) memperkirakan kapitalisasi bisnis properti tahun 2008 akan mengalami penurunan, kecuali untuk sektor perumahan yang justru mengalami kenaikan.


Last modified: 21/1/08