[JAKARTA] Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), Bobby Gafur Umar sangat optimistis, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) ke depan akan mampu mencatatkan pertumbuhan dan kinerja usaha yang semakin fantastis. Pasca-rights issue (penawaran umum terbatas) senilai Rp 3 triliun, target-target usaha BTEL akan dapat dicapai, sehingga operator telekomunikasi anak perusahaan PT Bakrie & Brothers Tbk ini, dapat melanjutkan ekspansi bisnisnya secara lebih agresif.
Rights issue BTEL akan membuat struktur permodalan perseroan menjadi lebih kuat, dan akan menjadikan BTEL sebagai salah satu perusahaan operator telekomunikasi dengan struktur dan fundamental finansial yang kuat. Ini menjadi alasan mengapa PT Bakrie & Brothers Tbk akan membeli rights BTEL.
"Kami akan exercise porsi rights-nya BTEL, karena kami sangat yakin kinerja BTEL sangat bagus. Kinerja BTEL selalu di atas target. Apalagi industri telekomunikasi sekarang ini benar-benar sedang booming. Kami sangat optimistis," kata Bobby Gafur Umar dalam siaran pers di Jakarta, pekan lalu.
Seperti diketahui, PT Bakrie Telecom Tbk, belum lama ini mengumumkan akan melakukan rights issue senilai Rp 3 triliun. Dana tersebut, diperkirakan dapat diperoleh perseroan pada pertengahan Maret 2008, dan akan digunakan untuk mencapai target perusahaan mendapatkan 14 juta pelanggan pada tahun 2010.
Melalui rights issue ini, BTEL memprediksikan nilai EPS (earning per share) perseroan akan melonjak tiga kali lipat dalam tiga tahun mendatang. Rights issue BTEL akan ditawarkan pada harga pelaksanaan Rp 350/lembar saham, dengan rasio 168:73 (kira-kira setara dengan 2,3 saham lama menjadi satu saham baru) dengan PT Danatama Makmur sebagai pembeli siaga.
Anindya N Bakrie, Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk mengungkapkan keyakinannya bahwa pasar akan memanfaatkan rights issue BTEL, mengingat pencapaian perusahaan yang sangat baik pada tahun 2007 lalu. "Ini adalah momen yang sangat tepat bagi perusahaan. Kinerja perseroan berjalan baik, industri telekomunikasi juga tumbuh pesat. Perseroan merasa perlu untuk melakukan percepatan investasi. Kami tidak ingin kehilangan momentum," ujarnya.
Pada bagian lain, PT Bakrie & Brothers Tbk Jumat lalu juga mengumumkan akan melakukan rights issue senilai Rp 40,1 triliun, dalam rangka akuisisi portofolio bisnis yang memiliki prospek bisnis sangat prospektif dan masih terafiliasi Kelompok Usaha Bakrie. Rencana rights issue tersebut, menurut Bobby Gafur Umar, akan segera direalisasikan. [M-6]