Singapura tengah melakukan persiapan untuk menggelar grand prix (GP) F-1 malam hari pada 28 September. Untuk menerangi lintasan di jalan raya dengan cahaya lampu, mereka mempercayakannya kepada spesialis dalam bidang penataan cahaya, Valerio Maioli SPA. Perusahaan dari Italia itu tengah menyiapkan sistem cahaya state-of-the-art untuk balapan malam hari F-1 yang pertama kalinya berlangsung.
Dalam menjalankan sistem tersebut, terdapat 1.600 lampu proyektor yang bergelantunga n pada satu sisi lintasan dengan ketinggian 10 meter. Lampu-lampu itu menempel kuat pada sebuah tiang besi vertikal. Sistem ini ditopang tenaga dari 12 generator yang masing-masingnya memiliki generator cadangan. Menurut pengelola GP Singapura, Colin Syn, Kamis (17/1), dengan sistem pencahayaan seperti itu maka penerangan area lintasan diyakini bakal empat kali lebih terang dari penerangan di stadion olahraga.
'Tujuan penempatan lampu pada satu sisi, supaya tak menyilaukan pembalap. Karena ini bisa menyebabkan mobil melintir. Selain itu area run-off akan lebih terang dari area di lintasan yang lainnya," jelasnya.
GP Singapura akan berlangsung pada pukul 20.00 waktu setempat atau pukul 19.00 WIB. [Rtr/L-9]
Indonesia menurunkan 47 atlet tunadaksa (cacat fisik) untuk berlaga di ajang ASEAN Para Games (APG) IV di Nakhon Ratchasima, Thailand, 17-27 Januari. Para atlet akan berlaga di tujuh cabang olahraga, di antaranya atletik, renang, bulutangkis, angkat besi, tenis meja dan tenis lapangan. Upacara pelepasan kontingen atlet berlangsung di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Kamis (17/1), dihadiri Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Adhyaaksa Dault serta Ketua KON/KOI Rita Subowo.
APG IV mengusung tema "persahabatan, kesempatan dan kesejajaran". Tema tersebut bermaksud mewakili tujuan APG untuk memajukan persahabatan dan solidaritas diantara mereka yang memiliki keterbatasan fisik melalui olahraga dan mengembangkan olahraga meskipun di tengah keterbatasan. Menurut ketua kontingen atlet, Mulyana Indonesia di ajang ini memasang target bertahan di posisi keempat dengan incaran medali emas sebanyak 35 keping. Atlet renang asal Papua, Daniel Carlos mengaku optimistis meraih medali emas. Pada APG III di Manila, Filipina dia meraih dua emas. [WWH/L-9]
Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PB Pertina) menyambut baik rencana dipertandingkannya tinju pada Pekan Olahraga TNI Angkatan Darat (POR-AD) ke-6 di Jawa Tengah, Juli mendatang. Melalui pekan olahraga itu diharapkan bisa diperoleh bibit-bibit petinju untuk dimatangkan menjadi petinju nasional.
Menurut Sekretaris Jenderal PB Pertina, Pulo Pardede, Kamis (17/1), saat ini prestasi tinju Indonesia merosot tajam di arena internasional. Itu sebabnya PB Pertina menyambut positif setiap kegiatan multilomba yang juga mempertandingkan tinju untuk menunjang prestasi tinju nasional.
Dia mencontohkan sejumlah petinju TNI AD yang di masa lalu pernah direkrut memperkuat tim tinju nasional. Di antara mereka terdapat nama Wilpare Jamhur (Kodam Jaya) dan Wellem Papilaya (Kopassus). Pekan olahraga dengan tuan rumah Komando daerah Militer IV Diponegoro ini juga akan mempertandingkan cabang olahraga sepakbola, menembak, tenis, bola voli, golf, judo, pencak silat, renang, atletik, karate, dan mendaki gunung. [A-11]