
[JAKARTA] Selain menjadi tuan rumah seri balap motor dunia, World Superbike, Sirkuit Sentul di Bogor, Jawa Barat, bakal menggelar kejuaraan akbar Grand Racing, pada 15-17 Februari. Ajang ini melombakan dua nomor balapan, GP2 seri Asia dan Speedcar International Series.
"Untuk seri GP2 Asia, Sentul menjadi tuan rumah putaran kedua setelah di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 23-26 Januari," jelas pengelola Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto, Kamis (17/1).
GP2 merupakan kejuaraan balap mobil formula single seater yang digagas oleh dua tokoh F-1, Flavio Briatore dan Bernie Ecclestone. Ajang ini kerap disebut sebagai jenjang menuju ke F-1, karena banyak pembalap jebolan GP2 "naik kelas" ke sana. Sebut saja Nico Rosberg (Williams), Lewis Hamilton (McLaren) ataupun Timo Glock (Toyota). Seri GP2 Asia berlangsung sebanyak lima putaran, adalah ajang latihan pembalap sebelum tampil di GP2 Eropa yang merupakan ajang balapan pendamping F-1.
Sementara Speedcar menggunakan klasifikasi yang sama dengan balapan Nascar di Amerika Serikat. Ajang ini diikuti para mantan pembalap F-1, seperti Jean Alesi (Perancis), Johnny Herbert (Inggris), Gianni Morbidelli (Italia), Stefan Johansson (Swedia), Narain Kartikeyan (India) dan Ukyo Katayama (Jepang). Indonesia menurunkan dua pembalapnya untuk ajang ini, kakak beradik, Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto. Keduanya secara bergantian akan tampil dengan mobil nomor 18.
"Saat ini seluruh fasilitas yang ada di Sentul sedang dalam tahap penyempurnaan. Kami juga menata areal dan fasilitas penunjang lainnya," jelas Tinton.
Dia juga berharap bantuan dari pihak Angkasa Pura untuk memberikan fasilitas pembukaan counter di areal imigrasi bandara Soekarno Hatta, guna membantu proses imigrasi dan pabean saat kunjungan para pelaku Grand Racing dalam mengikuti balapan di Sentul. [L-9]