SUARA PEMBARUAN DAILY

Dana Pengamanan Pilgub NTT Masih Dikaji

[KUPANG] Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengkaji usulan dana pengamanan pelaksanan pemilihan kepala daerah gubernur dan wakil gubernur (pilgub) yang diajukan Kepolisian Daerah (Polda) NTT sebesar Rp 20 miliar. Demikian Asisten Tata Praja pada Sekretariat Daerah NTT, Yoseph Aman Mamulak kepada SP di Kupang, NTT, Jumat (18/1) pagi.

Dikatakan, usulan tersebut masih akan dibicarakan bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT. Prinsipnya harus sesuai kemampuan daerah dan baru dapat dicairkan setelah ada persetujuan DPRD. Pasalnya, dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) NTT 2008, telah dialokasikan Rp 102 miliar untuk pelaksanaan Pilgub NTT, di antaranya Rp 89 miliar untuk kebutuhan Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT.

Disebutkan, dana yang tersisa sebesar Rp 13 miliar yang sebenarnya untuk kebutuhan pengamanan dan Panitia Pengawas (Panwas) Pilgub NTT. Jika usulan Polda NTT disetujui, tentunya dana yang ada tidak mencukupi. Konsekuensinya, Pemprov dan DPRD NTT perlu membahas penambahan dana lagi untuk biaya pengamanan.

Dijelaskan, Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) dan Laporan Keterangan Pertanggujawaban (LKPj) akhir masa jabatan gubernur dan wakil gubernur NTT sedang dipersiapkan karena LPPD akan disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Menteri Dalam Negeri, sesuai mekanisme yang berlaku. [120]


Last modified: 18/1/08