[JAMBI] Kelangkaan premium yang tidak teratasi hingga Kamis (17/1) semakin meresahkan warga Kota Jambi. Kelangkaan premium di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di Kota Jambi membuat aktivitas warga terganggu. Sebagian warga terpaksa menghentikan pekerjaan hanya untuk mendapatkan premium.
M Damanik (43), warga Palmerah Kota Jambi kepada SP, Kamis (17/1) sore mengaku, terpaksa meninggalkan pekerjaan sejak pagi hanya untuk mendapatkan premium di SPBU. "Saya mencari premium di enam SPBU sejak Kamis pagi. Tapi, baru dapat sekitar pukul 13.00 WIB," katanya.
Pantauan SP sejak Kamis pagi hingga sore, sebagian besar SPBU di Kota Jambi tidak menjual premium karena persediaan habis.
Petugas SPBU memasang pengumuman kehabisan persediaan premium. Di SPBU Paal V, SPBU Simpang Kawat, SPBU Karya, SPBU Palmerah dan SPBU Kebun Jeruk, persediaan premium masih kosong hingga Kamis (17/1) pukul 17.30 WIB.
Para petugas SPBU mengatakan, kelangkaan premium karena pasokan premium dari Pertamina Palembang, Sumatera Selatan terganggu. Kapal tangki pengangkut BBM tidak masuk hingga Kamis siang sehingga persediaan BBM di Depo Pertamina Kasang Kota Jambi kosong.
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi, H Mahmud Ishak mengatakan, Pertamian Jambi dan Palembang harus melakukan pengawasan terhadap pengangkutan BBM, baik dari Palembang ke Jambi, maupun dari Depo Pertamina Jambi ke SPBU.
"Pengawasan ini penting agar para spekulan tak ada kesempatan membeli BBM dari petugas pengangkut minyak di laut dan di darat serta dari SPBU," katanya. [141]