SUARA PEMBARUAN DAILY

Pengiklan "American Idol" Membayar Rp 315 Miliar

chron-com - Simon Cowell, Paula Abdul, dan Randy Jackson

AP - Finalis ŇAmerican IdolÓ Jordin Spark.

Para pengiklan produk Coca-Cola, Ford, dan AT&T kembali menjadi tiga sponsor utama dari program televisi pencarian bakat, American Idol, yang disiarkan mulai Selasa (15/1), oleh televisi Fox. Namun tahun ini, mereka harus membayar masing-masing US$ 35 juta atau sekitar Rp 315 miliar untuk setiap kesempatan mengudara yang ditampilkan dalam pertunjukan televisi Amerika terlaris itu.

Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (16/1). Harga US$ 35 juta lebih mahal dari perkiraan US$ 30 juta yang mereka pernah habiskan untuk beriklan di American Idol tahun 2007. Tetapi pemasang iklan berharap modal besar yang mereka keluarkan dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar.

Di sisi lain, jenis program televisi pencarian bakat sepertinya tengah mengalami masa suram. Dengan kelesuan pergelaran serupa, American Idol diharapkan tetap dapat memperoleh rating yang tinggi.

Sepanjang musim Idol ke-7 ini, kerja sama Ford, Coca-Cola, AT&T sepertinya akan mengulang kesuksesan mereka seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan sejumlah perubahan pada isi atau produk yang ditampilkan.

Ford, akan kembali menampilkan produk kendaraan mereka dalam video musik bersama 12 finalis Idol selama pertunjukan mengudara. Ford bertujuan mencari cara memasukkan Ford Escape Hybrid ke dalam program televisi musim ke-7, Idol.

Sementara itu, detail babak final integrasi Ford belum diputuskan. Bila tahun lalu hadiah dua puncak adalah Ford Mustang, maka tahun ini, hadiah akan berupa Ford Escape Hybrid. Produk teranyar Ford ini juga akan menjadi salah satu "bintang" dalam video musiknya.

Coca-Cola akan kembali dengan memamerkan cangkir merek mereka di meja para juri, sedangkan kamar merah Coca-Cola akan menampilkan kontestan Idol yang tengah diwawancarai oleh pembawa acara Ryan Seacrest dari belakang panggung. Grafis Coca-Cola juga akan tertera di layar datar yang diletakkan disamping para kontestan di atas panggung.

Sementara AT&T, dipercaya akan menuai keuntungan besar, bahkan lebih besar dua rekannya, Coca-Cola dan Ford. AT&T akan meraih banyak keuntungan lewat voting pesan singkat (SMS) setiap minggunya, serta Idol yang digunduh seperti nada dering dan video buruk dari audisi dan penampilan tahun lalu.

Meski demikian, Juru Bicara AT&T Mark Siegel mengatakan, perusahaan belum siap mengumumkan detail tentang integrasi dan penanggung jawab Idol 2008, setidaknya belum terjadi hingga musim voting dimulai.

Di satu sisi, American Idol memang menjadi tayangan paling populer di televisi Amerika. Tahun ini, rating ajang bakat itu paling tinggi dibanding acara lain pada jam tayang utama sejak aksi demonstrasi para penulis naskah Hollywood.

American Idol ditayangkan jaringan televisi Fox sebanyak dua kali seminggu. Pada musim tahun lalu, acara ini berhasil menyita perhatian rata-rata 30 juta pemirsa per episode. Menurut pantauan Los Angeles Times, American Idol musim keenam diperkirakan meraup pendapatan iklan senilai US$ 810 juta. Angka itu naik sekitar 39 persen dari tahun sebelumnya.

Pada saat ini, kelesuan program acara televisi memang mencolok sejak aksi mogok kerja para penulis naskah Hollywood. Alhasil pihak stasiun televisi melakukan berbagai upaya untuk menyiasati program. Beberapa tindakan yang dilakukan adalah memasang program re-run, reality show dan game show. Program-program tersebut cukup kebal dari dampak pemogokan penulis naskah. [CNV/U-5]


Last modified: 17/1/08