[PADANG] Tiga daerah di Sumatera Barat (Sumbar), yakni Kota Bukittinggi, Kabupaten Padang Pariaman, dan Tanah Datar, ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai pusat pengembangan program one village one product (OVOP). Ketiga daerah itu, berhasil menyisihkan daerah lain yang sebelumnya juga mengajukan proposal untuk memperoleh program dari pemerintah.
Untuk Kota Bukittinggi difokuskan pada pengembangan bordir dan sulaman. Kabupaten Padang Pariaman ditonjolkan program tanaman cokelat, dan Kabupaten Tanah Datar ditunjuk untuk mengembangkan hasil kerajinan tenunan.
"Di Sumbar hanya tiga daerah yang mendapat program OVOP. Meski yang mengajukan lebih dari tiga daerah, tapi pemerintah pusat hanya menyetujui tiga daerah. Di Indonesia, sekitar 200 kabupaten/kota yang mendapatkan program OVOP ini," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Busharmaidi, kepada SP, di Padang, Sabtu (12/1).
Untuk Kota Bukittinggi, diperoleh bantuan Rp 1 miliar dari pusat yang akan digunakan untuk pelatihan pengembangan desain, serta mengembangkan sentra-sentra perajin bordir setempat. Untuk Tanah Datar dan Padang Pariaman, masing-masing memperoleh bantuan Rp 800 juta. Dana itu, akan digunakan untuk pengembangan produk spesifik yang menjadi unggulan masing-masing daerah. [BO/M-11]