Clara Rojas, sandera Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia atau FARC yang telah dibebaskan bersama Consuelo Gonzalez, mantan anggota kongres, Kamis (10/1) lalu, akhirnya kembali ke Bogota, Kolombia, Minggu (13/1). Sekembalinya ke Bogota, Rojas yang sebelumnya disekap FARC selama enam tahun, berniat untuk menemui Emmanuel (3), anak laki-lakinya, hasil hubungannya dengan salah satu tentara gerilya yang menyandera Clara Rojas. Menurut Rojas, ia dan anaknya akan bertemu Minggu (13/1). "Saya telah mendengar, Emmanuel telah membuat sesuatu untuk saya," ujarnya.
Rojas (44), melahirkan Emmanuel di tahun 2004, namun kelompok gerilya mengambil anak itu ketika ia berusia delapan bulan, kemudian memberikannya kepada seorang petani untuk dirawat, di sebelah tenggara Kolombia. Dicurigai terjadi kekerasan terhadap Emmanuel, layanan sosial Kolombia, yang tidak mengetahui identitas asli anak itu, akhirnya mengambilnya kemudian menyerahkannya ke sebuah keluarga angkat di Bogota untuk dirawat dan telah berada di kota itu selama dua tahun terakhir. Clara Rojas, pembantu mantan kandidat Presiden Kolombia Ingrid Betancourt, diculik tahun 2002, saat dia dan Betancourt mengadakan kampanye keliling di daerah selatan Kolombia, tampak emosional ketika kembali ke Bogota. [AP/AMT/N-3]
![]()
AP/Julie Jacobson
Kapal Queen Mary 2 menunggu untuk bersandar di Pelabuhan New York dengan latar belakang kawasan bisnis Manhattan, Minggu (13/1). Kapal pesiar ini akan bersanding dengan dua "saudaranya", Kapal Queen Victoria dan Kapal Queen Elizabeth 2.