
ilm yang disutradarai Paul Thomas, There Will Be Blood beserta tiga film lain dianggap sebagai karya terbaik sinema Amerika Serikat (AS) untuk tahun 2007. Film tersebut bernilai "seni" jika dilihat dari sisi ekspresi yang ditunjukkan dalam film itu.
Situs CNN.Com melansir, selain There Will Be Blood film lain yang mendapat pujian secara luas adalah No Country for Old Men, Michael Clayton, The Bourne Ultimatum, dan Eastern Promises. Bahkan We Own the Night, The Hoax, dan The Mist masuk dalam daftar film yang rugi untuk dilewatkan.
Tahun ini, Pixar juga merilis film animasi yang mendapat rating tinggi, Ratatoullie. Sementara film arahan mantan animator Nickelodeon, Gabor Csupo, Bridge to Terabithia, termasuk film yang mengejutkan. Film tentang kematian dan kreativitas tersebut banyak mengundang emosi penonton.
Sementara film produksi Judd Apatow, Superbad, dianggap lebih baik daripada Knocked Up. Superbad yang disutradarai Greg Motolla merupakan film terlucu dan dinilai tepat dalam mengangkat masalah tentang masa remaja yang dialami kaum pria. Di samping itu, beberapa film lain menampilkan aktor seperti Tommy Lee Jones dengan aksi terbaiknya pada No Country for Old Men dan In The Valley of Elah, Casey Affleck dalam Gone Baby Gone dan The Assasination of Jesse James by the Coward Robert Ford, serta penampilan memukau Philip Seymour Hoffman dalam The Savages, Before the Devil Knows You're Dead, dan Charlie Wilson's War.
Tahun 2007, ada juga beberapa film yang memperlihatkan peranan perempuan dan dianggap mampu bersaing dengan film lain yang masuk dalam standar Hollywood. Margot at the Wedding merupakan pengecualian, tetapi beberapa film asing yang menunjukkan penampilan terbaik aktris tahun 2007, yaitu Anamaria Marinca dalam 4 Months, 3 Weeks and 2 Days, Carice van Houten dalam Black Book, Marion Cotillard dalam film yang dianggap mengecewakan, La Vie en Rose, serta Marina Hands dalam Lady Chatterley.
Di sisi lain, musik juga berperan dalam film. Seperti pada film Hairspray, Sweeney Todd, dan Once. Jika terdapat nyanyian dalam film yang akan datang maka akan menjadi sesuatu yang dirayakan.
Pada tahun 2007, banyak film kategori serius yang muncul dibandingkan dengan industri film Amerika sejak 1970-an. Walau ada kemungkinan bisnis perfilman tidak terlalu tertarik pada film jenis tersebut, tetapi ada kemungkinan orang lebih menyukai dalam bentuk DVD. Beberapa di antaranya akan merugi dalam transisi. Pada kenyataan, banyak di antaranya yang tidak masuk dalam kategori serial terbaik, sebagai contoh adalah The Wire, Deadwood, dan The Sopranos.
Kegagalan tersebut diharapkan tidak menghentikan ambisi pembuatan film di masa yang akan datang. Tahun 2007 juga menjadi tahun yang mengecewakan bagi pendokumentasian film. Ini bukan masalah kualitas, tetapi berkaitan dengan distribusi dan pendapatan film box office.
Beberapa film yang dianggap berhasil di tahun 2007, yaitu There Will Be Blood, Into the Wild, Zodiac, The Assassination of Jesse James by the Coward Robert Ford, No Country for Old Men, Once, Black Book, Persepolis, Syndroms and A Century, dan 4 Months, 3 Weeks, and 2 Days. Sementara, tiga film yang terburuk adalah Because I Said So, License to Wed, dan 300. [DMP/N-4]