SUARA PEMBARUAN DAILY

Latihan Menghadapi Ancaman Tsunami

Bertepatan dengan peringatan tiga tahun bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Nanggroe Aceh Darussalam, Nias, dan sejumlah kawasan lainnya, Kementerian Ne- gara Riset dan Tekno-logi dan Pemerintah Provinsi Banten mengadakan latihan menghadapi gempa dan tsunami yang dipusatkan di Cilegon, Banten, Rabu (26/12).

Pelatihan tsunami di Banten ini dilakukan serentak di Pantai Selago, Ciwandan, dan Cilegon, sebagai kawasan Zona I. Tujuan pelaksanaan latihan itu adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kewaspadaan, serta kesiapsiagaan masyarakat, aparat pemerintah dan "stake holder" lainnya dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Di kawasan Kecamatan Ciwandan terdapat pabrik-pabrik industri kimia, sehingga dalam latihan ini disimulasikan kebocoran kimia karena gempa dan tsunami.

Simulasi "Tsunami Drill" tersebut diawali dengan simulasi gempa 7,5 skala ritcher pada pukul 08.00 dengan pusat gempa di perairan dekat Tanjung Pana-itan pada kedalaman 20 kilometer dari dasar laut dan menimbulkan potensi tsunami setinggi 4 meter dari permukaan laut. Berikut bidikan wartawan "SP" Alex Suban yang mengabadikan latihan itu dalam sejumlah gambar.

Korban merintih luka kesakitan.

Warga berlari dari pantai menuju bukit untuk menyelamatkan diri.

Petugas pemadam kebakaran perusahaan industri setempat memadamkan kebakaran kimia.

Anggota Tim Nuklir, Biologi dan Kimia (Nubika) Zeni TNI AD mengevakuasi korban, sementara mobil khusus menyemprot jalan untuk menetralkan zat kimia.

Seorang ibu meraung-raung meratapi anaknya yang menjadi korban tsunami.


Last modified: 11/1/08