
[MELBOURNE] Petenis peringkat satu dunia Roger Federer, yang telah sembuh dari penyakit virus perut yang mengakibatkan absen dari pertandingan sejak November tahun lalu, berada dalam jalur yang sama dengan petenis nomor tiga Novak Djokovic di Australia Terbuka yang akan dimulai pekan depan. Pada pengumuman undian Australia Terbuka yang diumumkan Jumat (11/1) pagi, juara bertahan itu juga bersaing dengan beberapa mantan finalis di turnamen Grand Slam pembuka itu.
Petenis Swiss yang mengincar gelar juara Australia Terbuka tiga kali berturut-turut, dan gelar Grand Slam ke-13-nya akan ditantang petenis Argentina Diego Hartfield di babak pertama. Jika menang, diperkirakan dia akan menghadapi petenis veteran asal Prancis, Fabrice Santoro.
James Blake and Tomas Berdych juga berada dalam undian yang sama dengan Federer. Jika para pemain unggulan terus melangkah maju, maka diperkirakan Federer akan bertemu dengan petenis nomor tujuh dunia Fernando Gonzalez di perempat final. Bila partai ini berhasil digelar, maka itu seperti final ulangan Australia Terbuka tahun lalu.
Laju Djokovic untuk sampai ke semifinal dapat terancam, karena terlebih dahulu harus melewati perlawanan kuat dari pemain bukan unggulan seperti mantan juara Australia Terbuka Marat Safin and Thomas Johansson, serta mantan finalis Marcos Baghdatis (2006) dan Lleyton Hewitt (2005).
Di undian bagian bawah, juara Prancis Terbuka tiga kali, Rafael Nadal, kemungkinan akan bertemu dengan rekan senegaranya Carlos Moya untuk menuju perempat final. Bila menundukkan Moya, dia berpeluang bertemu mantan juara Amerika Terbuka, Andy Roddick.
Jika berhasil sampai ke semifinal, maka petenis peringkat dua dunia tersebut akan berhadapan dengan Nikolay Davydenko, Richard Gasquet, atau Andy Murray, yang juga akan menghadapi tantangan berat di pertandingan pembuka melawan petenis muda Prancis yang tengah naik daun, Jo-Wilfried Tsonga.
Pada partai putri, petenis nomor satu Justine Henin belum akan bertemu dengan satupun petenis 10 besar sampai melaju pada perempat final. Di babak delapan besar ini, dia baru akan berjumpa Maria Sharapova, yang pada final tahun lalu berhasil ditundukkan Serena Williams.
Sharapova akan menghadapi lawan berat, yakni mantan petenis nomor satu, Lindsay Davenport di babak kedua. Williams, juara Australia Terbuka 2007 yang tidak masuk dalam daftar unggulan mendapatkan posisi yang relatif mudah untuk meluluskan jalan ke partai perempat finalnya dengan bertemu petenis wildcard Jarmila Gajdosova di partai awal.
Sementara itu, pada babak semifinal turnamen Hobat International, Kamis (10/1) petenis asal Yunani, Eleni Daniilidou berhasil mengalahkan FlaviaPennetta 6-4, 6-3 dan melenggang ke partai final WTA pertamanya, sejak kemenangan di Seoul (Korsel) 2006.
Daniilidou yang kalah pada tiga kali pertandingan terakhirnya dengan Pennetta, termasuk di Wimberldon pada 2005, akan menghadapi petenis unggulan kedua Vera Zvonareva (Rusia) yang telah terlebih dahulu mengalahkan petenis Amerika Serikat, Ashley Harkleroad 6-2, 6-1.
Penetta yang mengalahkan petenis unggulan 6 asal India, Sania Mirza tiga set di partai perempat final, mengalami cedera di kaki kanannya dan harus menjalani perawatan beberapa kali sepanjang pertandingan.
Pada pertandingan lain pemanasan Grand Slam, Sydney Medibank International akan menggelar partai final impian antara petenis nomor satu dunia, Justine Henin melawan petenis peringkat dua Svetlana Kuznetsova. Sebelumnya, Henin terlebih dahulu membukukan kemenangan melawan petenis Serbia, Ana Ivanovic 6-2, 2-6, 6-4 pada pertandingan semifinal Kamis (10/1). Sedangkan Kuznetsova harus melalui pertandingan berat melawan petenis peringkat 12 asal Cheska, Nicole Vaidisova 7-5, 7-6. [AP/CAT/W-11]