[JAKARTA] Sebanyak 12 pendukung tim sepak bola Persija diduga sebagai pemicu kerusuhan massa dalam pertandingan sepak bola Persija melawan Persipura di Senayan, Jakarta Pusat, ditetapkan sebagai tersangka, Jumat (11/1).
Belasan pelaku itu masih diperiksa intensif di Mapolda Metro Jaya. Mereka ditangkap secara bertahap pada lokasi terpisah pascapertandingan kedua tim di Senayan, Kamis (10/1) sore.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman mengatakan, setelah menerima laporan insiden keributan antar supporter dalam pertandingan itu, pihaknya memerintahkan petugas untuk maksimal menangani sampai tuntas dengan tidak segan menangkap dan memeriksa siapa pun yang disinyalir terlibat aksi anarkis.
Petugas juga melakukan razia mendadak dipimpin Direktur Lalu Lintas Kombes Pol Joko Susilo. Mereka memeriksa kelompok pendukung yang dicurigai menumpang kendaraan dengan membawa senjata tajam atau alat berbahaya lainnya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Carlo Tewu dan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Winarko yang menangani pemeriksaan terhadap belasan tersangka mengatakan, pengembangan penyidikan tidak saja menahan supporter juga menyita sejumlah barang bukti lainnya.
Polisi menyita puluhan senjata tajam seperti golok, samurai, parang, rantai gir, potongan besi, celurit, dan narkoba berupa lintingan ganja. "Semua suporter yang terlibat aksi kriminal diamankan di Polda Metro Jaya termasuk barang bukti senjata tajam," ujar Carlo.
Sebagaimana diketahui, aksi kerusuhan disinyalir berawal dari ketidakpuasan kelompok suporter Persija yang timnya kalah, kemudian emosi liar itu ditumpahkan dengan melakukan serangan terhadap orang-orang yang ditemui. [G-5]