SUARA PEMBARUAN DAILY

Penjualan Album Menurun, Musik Digital Meningkat

Istimewa - Industri musik digital didukung kemajuan teknologi perangkat musik.

[LOS ANGELES] Kemajuan teknologi memang tidak selalu menguntungkan rupanya. Terutama bagi para pengusaha di bisnis rekaman album. Pasalnya, kecanggihan teknologi yang menciptakan single, track atau album digital semakin diminati banyak orang. Alhasil, penjualan musik dalam bentuk album tidak menggeliat lagi seperti dulu.

Hal ini terbukti dari penjualan album di Amerika Serikat yang menurun hingga 9,5 persen tahun 2007 lalu. Penurunan ini terasa sejak 2006 dan berlanjut pada tren industri rekaman yang bergerak menurun, meskipun sebanyak 45 persen mendesak agar rekaman untuk penjualan musik digital terus ditingkatkan.

Menurut data Nielsen SoundScan, sebanyak 500,5 juta album terjual dalam bentuk CD, kaset, LPs dan format lainnya pada penjualan tahun lalu. Angka ini menurun 15 persen dari total unit penjualan di tahun 2006. Demikian seperti dilansir AP, Kamis (3/1).

Hal ini, lanjut juru bicara Nielsen, menandai pencatatan terendah dan paling tajam sejak Nielsen mulai menerbitkan estimasi yang didasarkan dari data poin penjualan di 1993. Puncaknya terjadi di tahun 2000, ketika penjualannya berhasil meraih angka hingga 785 juta unit.

Kemerosotan industri rekaman dalam penjualan album menurun 9,5 persen ketika penjualan single-single dalam bentuk digital dihitung sebagai 10 trek yang sepadan dengan album-album. Sekitar 844,2 juta digital trek terjual di 2007, dan 588,2 juta di 2006. Tahun lalu, iTunes Music Store dari Apple Inc menjadi penjual musik terbesar ketiga di Amerika Serikat.

Konsultan Musik Kenneth Kraus, yang juga menjadi klien Kid Rock dan Carrie Underwood mengatakan, kemerosotan penjualan album akan menjadi lebih buruk lagi dalam empat hingga lima tahun ke depan.

Industri musik, sambung Kraus, telah menghabiskan banyak waktu memerangi distribusi musik digital. Menurut dia, semua orang telah kehilangan generasi anak-anak, generasi yang tumbuh dengan menggunduh musik secara gratis dari jaringan internet.

Meski demikian, penjualan musik keseluruhan, termasuk album, single, trek digital, dan video musik menunjukkan peningkatan. Jumlahnya mencapai hingga 1,35 miliar unit. Angka ini meningkat 14 persen dari 2006.

Industri rekaman menyadari, penjualan musik dalam bentuk album CD terus mengalami penurunan selama bertahun-tahun. Konsumen berpikir, pembelian album musik merogoh kocek lebih banyak dibanding musik digital. Seperti DVD dan video games misalnya.

Tapi pernyataan di atas menjadi rancu ketika artis Warner Music Group Corp, Josh Groban mampu mendobrak penjualan albumnya berjudul Noel. Album yang mengoleksi lagu-lagu Natal tersebut terjual hingga 3,7 juta kopi, sedangkan soundtrack untuk film produksi The Walt Disney Co, High School Musical berada di urutan kedua dengan penjualan 2,9 juta kopi.

Eksklusif

Album musik berjudul Long Road Out of Eden milik kelompok musik The Eagles menemparti posisi ketiga dengan penjualan sebanyak 2,6 juta kopi. Padahal, album ini tidak dirilis oleh label rekaman besar, bahkan penjualannya pun eksklusif hanya dapat dibeli di toko-toko Wal-Mart. Tiga artis dengan penjualan terbaik ini pun baru merilis albumnya pada kuartal terakhir 2007 lalu.

Album-album dengan penjualan terbaik tahun lalu di antaranya yakni, Hannah Montana soundtrack dan penawaran dari Alicia Keys, Fergie, dan alumnus American Idol, Doughtry.

Indikator lain yang memperlihatkan seberapa jauh bisnis musik telah jatuh yakni, penjualan album Mariah Carey berjudul The Emancipation of Mimi yang tahun 2005 lalu ditutup dengan angka penjualan 5 juta unit. Sementara, penjualan album terbaik tahun 2004 jatuh pada penyanyi R&B Usher untuk album Confessions yang terjual hingga 8 juta kopi.

Universal Music Group, unit dari France's Vivendi Universal SA menjadi distributor terbaik dengan penjualan album 31,9 persen, meningkat sedikit dari 31,6 persen di tahun 2006.

Sony BMG Music Entertainment, label yang menggabungkan diri dari Sony Corp dan Bertelsmann AG, melanjutkan untuk menempati posisi kedua dengan 24,97 persen, walaupun penjualan album jatuh 2,4 persen dari tahun 2006.

Sementara Warner Music ada di urutan tiga besar dengan 20,2 persen, meningkat sebanyak 2,1 persen dan EMI Britain Grup PLC ada di posisi keempat dengan saham 9,3. Angka ini menurun mendekati satu persen.

Keputusan yang dibuat oleh perusahaan label artis-artis besar untuk mendorong kembali album-album mulanya antisipasi pada kuartal keempat tahun lalu yang kemungkinan telah memberikan kontribusi bagi penurunan penjualan album.

Satu kecenderungan yang perlu dibuktikan untuk menyemangati perekaman album yakni, 50 juta album telah digunduh tahun lalu.

"Hal tersebut mencoba mengatakan bahwa konsumer mau memiliki kedua-duanya, mempunyai format trek-nya dan format album digitalnya," ujar Rob Sisco, Direktur Nielsen Music.

Tidak hanya itu, Sisco menambahkan, 23 persen dari penjualan musik diperoleh dari penjualan digital. Laporan yang keluar November 2007 lalu oleh lembaga penelitian, Jupiter Research LLC, meramalkan penjualan musik digital akan terus tumbuh hingga US$ 2,8 milyar. Angka tersebut diperoleh dari 34 persen konsumen di Amerika yang menghabiskan uang mereka untuk belanja musik di tahun 2012.

Industri rekaman juga melanjutkan mencari keuntungan lewat penjualan musik dari telepon genggam. Dengan telepon genggam, sambung Jupiter Research, pemiliknya membeli 220 juta nada dering.

Jupiter Research juga mengatakan, musim libur membawa pembengkakan pada pembelian musik. Penjualan musik di minggu terakhir tahun lalu saja berhasil menjual hingga 58,4 juta unit. Angka ini menunjukkan penjualan minggu terbesar yang pernah dicatat Nielsen SoundScan.

"Fenomena ini menunjukkan kepada kita bahwa penggunaan digital musik sedang menuju ke area harga sensitif," tutur pimpinan eMusic.com Inc David Pakman.

Pelanggan eMusic.com menggunduh hingga mendekati angka 500.000 track dan buku audio pada Hari Natal. Angka dasar pembayaran perusahaan pelanggan melewati 400.000 pada penutupan tahun 2007. [CNV/U-5]


Last modified: 10/1/08